PELAIHARI, banuapost.co.id– Memperingati Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI), 26 Desember, PMI Tanah Laut menggelar Volunteer Camp, diisi dengan malam keakraban dan upacara sederhana di Base Camp Wira Yudha Pelaihari, Sabtu dan Minggu, (24-25/12).
Puluhan relawan yang terdiri dari Tenaga Sukarela (TSR), Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas Tanah Laut, KSR Perguruan Tinggi Politeknik Tanah Laut, serta karyawan PMI, mengikuti malam keakraban.
Dipimpin Kepala Markas PMI Tanah Laut, Ahmad Zahid, para relawan bercengkrama sembari melakukan evaluasi, sharing, serta bermain game dan bertukar hadiah. Agenda Sabtu malam ditutup dengan acara barbeque.
Minggu pagi, relawan melakukan upacara untuk memperingati Hari Relawan PMI, yang pada sejarahnya, berawal dari panggilan kemanusiaan dan solidaritas saat bencana Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam. Upacara peringatan berlangsung khidmat dipimpin Ketua PMI Tanah Laut, Drs H Syahrian Nurdin.
“Selama ini kalau orang bicara tentang PMI, menyangkut persoalan donor darah saja. Tetapi faktualnya, tidak hanya menyangkut donor darah, banyak sekali kegiatan sosial dan kegiatan kebencanaan yang dapat kita lakukan. Kemarin ketika terjadi banjir, kita bisa menunjukkan kiprah kita, berjibaku membantu masyarakat yang terdampak,” kata Syahrian Nurdin.
“PMI Tanah Laut terukur secara kuantitas dan baik untuk level Provinsi Kalimantan Selatan. Kita patut berbangga dan harus mempertahankan itu. Di Kalsel, PMI Tanah Laut yang terjun secara langsung saat terjadi bencana di Lombok, Palu, dan terakhir kita menyalurkan sumbangan dari masyarakat ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,” lanjutnya.
“PMI Tanah Laut itu bukan level abal-abal. Kita sudah berkualitas di level regional dan nasional. Saya berharap kita pertahankan itu. Mari kita tetap bangun semangat, bangun kebersamaan untuk kepentingan warga dan masyarakat Tanah Laut,” tuntas Syahrian Nurdin.
Upacara Peringatan Hari Relawan PMI ditutup dengan pemberian penghargaan bagi sejumlah relawan dan karyawan PMI Tanah Laut yang mengabdi dengan baik, juga mencatatkan prestasi di level nasional hingga internasional serta memberikan Surat Ijin Mengemudi (SIM) gratis untuk relawan yang aktif di pelayanan, khususnya Ambulan. (zkl/foto: ist)