PELAIHARI, Banuapost.co.id- Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) akan menggelar pasar murah di tujuh titik selama Bulan Suci Ramadhan 1445 H.
Namun demikian, rencana pasar murah itu masih disesuaikan dengan jadwal kunjungan Pejabat Bupati Tala ke desa-desa selama Bulan Ramadhan.
Dilaksanakannya pasar murah ini tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mengatasi kenaikan harga setiap bulan Ramadhan tiba.
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional kota Pelaihari, beberapa kebutuhan pokok, seperti gula pasir, minyak goreng curah, telur ayam sudah mengalami kenaikan.
Gula pasir misalnya yang sebelumnya dijual Rp15.000 saat ini naik menjadi Rp. 18.000 per kg, minyak goreng curah yang dijual Rp12 ribu naik menjadi Rp15 per liter.
Syahran Nurdin, Kepala Dinas Kopdag Tala, membenarkan adanya kenaikan-kenaikan beberapa jenis kebutuhan pokok. Menurut Kadis Kopdag, kemungkinan besar kenaikan tersebut bertahan sampai memasuki bulan Ramadhan.
“Jadi untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako murah pemerintah melalui Dinas Kopdag menggelar pasar murah di beberapa titik di Tala,” kata Syahrian Nurdin saat dikonfirmasi, Rabu (28/2).
Ditambahkan Kadis Kopdag, untuk lokasi pasar murah nantinya akan disesuaikan dengan kegiatan Pj Bupati.
“Lokasi pasar murah pada bulan Ramadhan masih belum dipastikan, sambil menunggu apakah akan disatukan dengan kegiatan Pj Bupati, seperti Bela Desa atau Turdes Insting,” terang Syahrian Nurdin.
Selain pasar murah, rencananya Dinas Kopdag Tala menggandeng Bank Kalsel untuk membuka Kas Kecil, yang dapat dimanfaatkan bagi warga untuk menukar uang receh. (zkl/foto: ist)