PELAIHARI, Banuapost.co.id- Persetala Tanah Laut gagal meraih poin maksimal pada laga kedua Grup N Babak 80 besar Liga 3 Nasional. Salah satu wakil Kalsel itu hanya mampu bermain imbang 2-2 di Stadion R Soedarsono, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (2/5).
Dengan hasil ini Persetala dari dua kali main baru meraih 1 poin, berada di bawah tuan rumah Persekabpas Pasuruan, yang sudah mengantongi poin 6 dari dua kali main, peringkat kedua ditempati PS Belitung Timur yang mengantongi nilai 3 dari satu kali main.
Pada pertandingan melawan wakil dari Sulawesi Selatan ini, Persetala nyaris meraih poin penuh. Namun gol menit-menit terakhir kapten Tim Mangiwang FC, Abdul Rahman, membuat kedudukan imbang 2-2. Sentuhan tipisnya membuat bola mengarah ke pojok gawang yang tidak dapat dijangkau kiper Persetala Angga.
Mangiwang di babak pertama mampu membobol gawang Persetala di menit ke-38 melalui tendangan Ismail Khairil. Pemain nomor punggung 09 ini mampu mengatasi dua pemain belakang Persetala.
Setelah gol ini tercipta, kedua kesebelasan terlibat saling ganti menyerang. Namun sampai peluit babak pertama usai, skor 0-1 untuk Mangiwang FC tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persetala mencoba mengejar ketingalannya. Namun kesulitan menembus pertahanan Mangiwang. Uapa menjebol gawang lawan akhirnya tercipta melalui titik penalti, setelah pemain Mangiwang FC menjatuhkan pemain Persetala di dalam kotak terlarang i di menit ke-80.
Tendangan penalti tersebut nyaris gagal, untungnya bola muntah hasil blok kiper Mangiwang mampu diambil Ahmad dan menerekannya ke pojok kanan gawang Mangiwang.
Setelah hasil imbang kedua kesebelasan masih berupaya untuk mengakhir pertandingan dengan kemenangan dan pada menit ke-88 Persetala berhasil membobol gawang Mangiwang setelah serangan baliknya mampu dikonversi Muhammad Rizky Ramadhan dengan gol.
Pemain bernomor punggung 11 ini berhasil mengatasi tiga pemain Mangiwang FC yang berupaya menghadangnya, termasuk kiper yang menutup ruang tembak, namun dengan dingin M Rizki mengarahkan bola ke tiang kanan gawang Mangiwang.
Sayangnya memasuki injury time, tepatnya dimenit ke-94 gawang Angga bergetar lagi setelah kapten tim Mangiwang FC, Abdul Rahman, mampu meneruskan umpan rekannya dengan sentuhan kaki kanannya.
Gol tersebut tercipta hanya beberapa saat sebelum wasit meniup peluit pertandingan akhir babak kedua.
Persetala menyisakan dua pertandingan lagi. Salah satunya melawan tuan rumah Persekabpas Pasuruan dan satu lagi melawan Persimuba Banyu Asin Sumatera Selatan. Wakil Sumsel ini belum mendapat poin dan berada posisi juru kunci dengan poin 0 dari satu kali main.
Sementara itu wakil kalsel lainnya, PS Tapin masih bertahan di posisi juru kunci dengan dua kekalahan dari tuan rumah Persipasi Bekasi dan Marotai FC. Pimpinan klasemen sementara Grup B ditempati PS Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang mengantongi poin 4 dari satu kali menang 1 kali imbang. Peringkat kedua diduduki tuan rumah Persipasi dengan poin 3 dari satu kali main. Sedang Marotai FC, mengantongi nilai 3 dari dua kali main. Peringkat keempat Tornado FC Pekanbaru dengan pion 1.
Talenta Banua, wakil Kalsel lainnya yang bergabung di Grup P, bertengger di posisi ketiga dengan poin 3 berada di bawah tuan rumah, NZR Sumbersari Malang, yang mengantongi nilai 6 dari dua kali main. Peringkat kedua ditempati UHO MZF FC Kendari yang juga mengantongi nilai 3 dari dua kali main, unggul selisih gol dari Talenta Banua. (zkl/foto: repro youtube)