MARTAPURA, Banuapost.co.id- Persetala Tanah Laut, kembali menelan kekalahan pada babak Enam Besar Liga 4 Indonesia Kalimantan Selatan (Liga 4 Indonesia Kalsel), Tim Kijang Hamuk itu ditumbangkan Putra Plaosan Martapura 2-3 di Stadion Demang Lehman Martapura, Jumat (30/1/2026).
Kekalahan ini membuat Persetala menempati posisi juru kunci Grup C, sebelumnya pada pertandingan Rabu (28/1/2026) Persetala juga dikalahkan dengan skor 2-3 oleh Persenus Banjarmasin.
Putra Ploasan menempati posisi pertama Grup C dengan poin 6, disusul Persenus Banjarmasin yang mengantongi nilai 3 dari 1 kali menang dan 1 kali kalah.
Pertandingan Persetala dan Putra Plaosan yang diwarnai dengan 3 kartu kuning untuk pemain Persetala dan satu untuk pemain Putra Plaosan itu diawal dengan Gol pemain Putra Plaosan di menit ke-14.

Gol ini berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan pemain Putra Plaosan di dalam kotak penalti Persetala, bola lambung itu disambut dengan sundulan oleh Pajri Maulana dan bola mengarah ke pojok kiri atas gawang Persetala yang dikawal Nirwan Aliyani.
Persetala berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-41 melalui sundulan Muhammad Irwandanu memanfaatkan tendangan bebas yang dilepaskan pemain belakang Hadi Mat Nor. Kedudukan 1-1 ini bertahan sampai wasit Nova Widianto Asal Banjarbaru meniup peluit babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung alot, sampai di menit ke-61 kembali gol tercipta melalui sundulan. Kali ini sundulan Aldi Firmansyah mebuat Putra Plaosan unggul 2-1 atas Persetala.
Pada menit ke-76 Putra Plaosan memasukan pemain kelahiran Kamerun, Mohammadao Al Hadji Adamao, menggantikan Aldi Firmansyah. Masuknya pemain yang sudah berkewarga-negaraan Indonesia itu membuat pola permainan Putra Ploasan berubah.
Putra Plaosan memanfaatkan kecepatan pemain yang pernah memperkuat Barito Putra 2016-2017 itu, beberapa kali umpan jauh dari gawang ke daerah pertahanan Persetala nyaris membuahkan gol. Salah satunya umpan yang diberikan Al Hadji gagal diamanfaatkan rekannya yang sudah berdiri bebas di depan gawang Persetala.
Gol ketiga Putra Ploasan ini berawal dari gagalnya serangan Persetala, bola tendangan bebas dalam kotak penalti itu di berikan kiper kepada pemain belakang Putra Plaosan yang kemudian memberikan umpan panjang kepada La Hadji yang bergerak di sisi kiri pertahanan Persetala.
Pemain kelahiran 1986 itu menerima bola dan membawanya masuk ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan dengan kaki kanannya dan gola melesak dengan cepat menghujam gawang Persetala.
Tertinggal 1-3 Persetala tidak membuat semangat mereka runtuh, Indra Wijayadi dan kawan-kawan terus berjuang, sampai akhirnya mampu memperkecil ketinggal melalui gol yang diciptakan Ahmad Alvin Nizar di menit ke-85.
Gol ini berbau keberuntungan, karena tendangan bebas Alvin Nizar dari jarak sekitar 30 meter itu tidak keras dan sempat memantul ke tanah sebelum mengarah ke gawang Putra Plaosan yang dijaga Ario Bayu Susilo.
Gol ini merupakan gol penutup pertemuan Persetala melawan Putra Plaosan, sekaligus kekalahan kedua beruntun di putaran pertama babak enam besar ini.
Sementara itu pada pertandingan lainnya Barabai FC mampu mengalahkan Persemar Martapura dengan sekor 3-2 dalam pertandingan yang diwarnai dengan tujuh kartu kuning, masing-masing 4 untuk Persemar dan 3 untuk Barabai FC.
Dengan Kemenangan ini, wakil Hulu Sungai Tengah itu bertengger di puncak klasemen Grup D dengan poin 6 dari dua kali menang. Disusul Persemar Martapura dan Perseka Kandangan.
Untuk putaran kedua akan berlangsung mulai tanggal 3 Februari 2026 dan akan berakhir pada 7 Februari 2026, namun untuk tempat pertandingan masih belum diketahui. (zkl/foto: ist)