PELAIHARI, banuapost.co.id — Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) mulai memetakan strategi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) 2026, dengan fokus pada optimalisasi pajak dan retribusi daerah.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat kerja Komisi III bersama perangkat terkait di ruang rapat DPRD Tala, Senin (11/5). Selain mengevaluasi realisasi pendapatan 2025, rapat juga membahas target penerimaan daerah yang akan menjadi bagian dari arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Ketua Komisi III DPRD Tala mengatakan peningkatan PAD akan ditempuh melalui dua pendekatan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi diarahkan pada penguatan pemungutan pajak dan retribusi yang sudah berjalan, sementara ekstensifikasi difokuskan pada pencarian sumber pendapatan baru yang potensial.
“Target 2026 harus realistis tapi progresif. RPJMD jadi acuan. Jangan sampai kita hanya salin-tempel angka tahun lalu,” ujarnya saat memimpin rapat.
Dalam rapat tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memaparkan capaian penerimaan pajak dan retribusi hingga triwulan pertama 2025. Data itu menjadi dasar menyusun proyeksi target penerimaan pada 2026.
Sejumlah sektor yang dinilai masih memiliki ruang peningkatan turut menjadi sorotan, mulai dari pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, hingga retribusi pasar dan perizinan tertentu. (zkl/foto: ist)