PELAIHARI, banuapost.co.id – Kepala Polisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Selasa (26/5).
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat menyampaikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi akan menjadi akses strategis yang menghubungkan dua wilayah sekaligus memperlancar distribusi hasil perikanan dan mobilitas masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat Desa Tabanio. Dengan penyempurnaan jembatan ini, diharapkan distribusi semakin lancar dan peningkatan perekonomian masyarakat bisa lebih terwujud,” ujar Rahmat.
Ia mengungkapkan, kondisi jembatan lama yang telah berdiri sejak era 1970-an memang memerlukan perbaikan menyeluruh. Karena itu, Pemkab Tala bersama Polda Kalsel berkolaborasi merealisasikan pembangunan jembatan baru tersebut dengan target pengerjaan selama 180 hari.
“Kami mohon dukungan seluruh masyarakat agar pembangunan Jembatan Merah Putih ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk sinergi antara Polda, Pemkab dan Polres Tala dalam mendukung pembangunan infrastruktur untuk masyarakat.
“Pada hari ini Polda Kalimantan Selatan bersinergi dengan Pemkab Tanah Laut serta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama dan dimulainya pekerjaan Jembatan Merah Putih Presisi Desa Tabanio Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut,” ujar Kapolda.
Beliau juga menegaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia guna menghadirkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kapolda menjelaskan, pembangunan jembatan akan dilaksanakan selama kurang lebih 180 hari ke depan dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sekitar 5.000 masyarakat Desa Tabanio dan sekitarnya, khususnya warga RT 13 dan RT 14.
“Semoga jembatan ini membawa manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama untuk mendukung akses perekonomian, pendidikan, kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 300 personel gabungan dari Polda Kalimantan Selatan dan Polres Tanah Laut turut dilibatkan sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menggunakan APBD senilai Rp 7,6 miliar dengan jenis jembatan Pile Slab, panjang 75 m dan lebar 4,5 m. Selain pembangunan jembatan, Pemkab Tala juga berencana memperbaiki ruas jalan menuju Desa Tabanio.
Bupati Rahmat menyebutkan proyek peningkatan jalan dari arah Kecamatan Takisung menuju desa tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal Juni 2026 dengan anggaran hampir Rp30 miliar. (zkl/foto: put)