BANJARMASN, banuapost.co.id–
Ambisi Kalteng Putra meraih kemenangan, sekaligus menuntaskan ‘dendam’ untuk
lolos ke final Piala Presiden 2019, terkubur di Stadion 17 Mei Banjarmasin,
Jumat (5/4) malam.
Di leg kedua semifinal Piala Presiden ini, Laskar Isen
Mulang lagi-lagi harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 0-3. Kekalahan
serupa sepekan lalu di leg pertama di Stadion Kanjuruhan Malang.
Sejak pluit babak pertama ditiup wasit Nusur Fadilah,
Kalteng Putra di hadapan fans fanatiknya yang datang dari Kota Kapuas, Palangka
Raya, Sampit dan Pangkalan Bun, langsung memperagakan permainan menyerangan.
Namun asyik menyerang, anak asuh Wesley Gomes DE justeru kebobolan.
Berawal dari kemelut di mulut gawang, bola liar disundul Dedik Setiawan.
Alhasil di menit 10 babak pertama itu, bola pun bersarang
di jala gawang Kalteng Putra yang dijaga Riki Pambudi. Gol pembuka pemain
bernomor punggung 27 ini, membuat Arema FC makin nyaman tampil.
Pasalnya dengan gol itu, Arema FC sudah unggul 4 gol. Karena
pada pertandingan leg pertama di Malang, mereka sudah unggul dengan 3-0.
Sementara bagi Kalteng Putra, untuk meraih kemenangan
sekaligus tampil di final Piala Presiden ini, setidaknya harus mengemas 5 gol.
Meski unggul sementara, Arema FC masih menerapkan tempo
permainan yang terus menyerang. Bahkan skuad asuhan pelatih Milomir Seslija,
terus menembus pertahanan anak asuh Wesley Gomes De Oliviera.
Terbukti melalui sontekan Johan Farizi, usai terjadi
kemelut di kotak penalti Kalteng Putra, membuat Arema FC mengubah skor jadi 0-2
di menit 20.
Meski ketinggalan 0-2, semangat pemain Kalteng Putra
tidak pudar. Mereka terus juga melakukan serangan. Namun rupanya dewi portuna
tidak berpihak.
Di menit 42 dengan kembali terjadinya kemelut di depan
gawang, rupanya dimanfaatkan pemain Arema FC, Riky Kayame. Skor 0-3 hingga
pluit panjang ditiup tanda babak pertama berakhir, makin mengukuhkan kemenangan
Arema FC.
Memasuki babak kedua, baik Kalteng Putra maupun Arema FC
mengganti beberapa pemainnya, untuk mendapatkan tenaga baru.
Namun serangan demi serangan terus dilakukan Kalteng
Putra, dan beberapa kesempatan emas, rupanya kemangan tak juga mau berpihak. Bahkan
untuk semata wayang un gol tak juga tercipta.
Begitupun dengan gempuran demi gempuran dilakukan Arema
FC, berkat rapatnya pertahanan lini belakang Kalteng Putra, hingga peluit babak kedua ditiup sebagai tanda
pertadingan usai, tak ada lagi gol yang tercipta, sekaligus memastikan Arema FC
meraih satu tiket ke laga final Piala Presiden 2019. (imn/foto: iman)
