MARABAHAN, banuapost.co.id–
Program pertanian di Jejangkit pasca peringatan HPS beberapa waktu lalu, terus
berlanjut. Bahkan difasilitasi pemerintah pusat. Provinsi dan Pemkab Batola.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan
Hortikultura (Distan TPH) Kabupaten Batola, Murniati, ketika menyampaikan amanatnya
saat memimpin apel gabungan di halaman kantor bupati setempat, Senin
(15/4).
“Saya sering mendapat pertanyaan terkait kelanjutan
program pertanian di Jejangkit Muara pasca HPS. Saya tegaskan, program
Jejangkit tetap berlanjut sebagaimana yang direncanakan,” tutur Murni,
sapaan akrabnya.
Menurut Murni, saat ini kondisi saluran, bendungan,
tanggul, galangan dan lainnya banyak yang belum sempurna. Sehingga tahun ini
juga akan disempurnakan agar kelanjutan kegiatan yang dilaksanakan bisa lebih
baik.
“Insya Allah, Mei-Juni kita akan menanam padi unggul
sekitar 500 hektare yang difasilitasi pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten,”
tukasnya.
Kepala Dinas perempuan ini menerangkan, program pertanian
di Jejangkit merupakan program pertanian modern berbasis corporate.
Tahap-tahap awal pengelolaannya difasilitasi pemerintah pusat.
Namun pada tahap selanjutnya, diterapkan secara mandiri melalui kelompok usaha
bersama di bawah binaan koperasi yang sangat berpengaruh meningkatkan
pendapatan petani. (rd/foto: hum)
