PELAIHARI, banuapost.co.id – Polres Tanah Laut (Tala), Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tala menggelar kegiatan Bakti Kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bertempat di halaman Mapolsek Bati Bati, Jumat (28/8).
Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polres Tala bersama instansi terkait terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak kabut asap yang berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Bakti Kesehatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan, para Pejabat Utama Polres Tala, Kapolsek Bati Bati, Sidokkes Polres Tala, petugas Puskesmas Bati Bati, petugas Puskesmas Bentok, serta warga masyarakat yang terdampak kabut asap.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan medis sebagai upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan warga yang terdampak paparan kabut asap. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap gangguan pernapasan.
Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan, mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tala merupakan bentuk kepedulian Polri dan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kabut asap Karhutla. Polres Tala bersama Dinas Kesehatan hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan serta memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, khususnya dalam mencegah gangguan pernapasan seperti ISPA,” ujar Kapolres.
Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tala, jumlah warga yang terpapar ISPA di Tala meningkat mencapai 100 persen dibandingkan musim kemarau sebelumnya, dan Kecamatan Bati-Bati serta Tambang Ulang merupakan kawasan yang cukup tinggi keluhan ISPA.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tala,jumlah pasien ISPA pada kemarau tahun ini mencapai 750 orang, naik hampir seratus persen dari tahun lalu yang hanya 450 orang. (zkl/foto: ist)