PELAIHARI, banuapost.co.id–
Sekitar 331 warga binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Pelaihari, mengikuti
Shalat Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6).
Tidak sedikit di antara warga binaan yang tertunduk
sambil berurai air mata saat doa diucapkan untuk menutup ibadah. Shalat Idul
Fitri digelar di Masjid Istiqomah, di dalam Rutan Pelaihari.
Warga binaan bersama Kepala Rutan dan jajaran petugas, mengikuti
shalat yang dimulai sekitar pukul 07:00 Wita. Seusai shalat, warga binaan
dengan serius mengikuti ceramah Ustadz
Hasan Al Fitri. Seluruh rangkaian shalat kemudian ditutup dengan doa.
Ustadz Hasan Al Fitri yang memimpin doa, sempat
mengucapkan permohonan ampunan kepada Allah SWT. Juga mengingatkan para warga
binaan kepada orang tua dan keluarga yang terpisah.
Warga binaan yang mengikuti doa, banyak di antaranya tak kuat
menahan air mata.Seusai doa, warga binaan saling bersilaturahim dan saling
meminta maaf satu sama lain.
Karutan Budi Suharto kemudian membacakan sambutan Menkumham
Yasonna H.Laoly pada acara pemberian Remisi Khusus (RK) untuk warga binaan pada
peringatan Hari Raya Idul Fitri 1440 H 2019.
Untuk Rutan Pelaihari, ada 63 warga binaan yang mendapat
Remisi Khusus I dengan jumlah remisi 15 hari sampai satu bulan. Sedang untuk Remisi
khusus II, berjumlah 1 orang selama 15 hari.
Usai pembacaan remisi khusus, Budi Suharto memberikan senyembara kepada warga binaan. Siapa yang
cepat dan tepat menghapal Sholawat Nariyah, diberi hadiah berupa uang yang
merupakan untuk memacu motivasi kepada
warga binaan untuk dapat menghapal Sholawat Nariyah. (zkl/foto: ist)
