SOLO, banuapost.co.id– Munculnya nama Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dua putra Presiden Jojo Widodo, dalam nominasi calon Walikota Solo 2020 – 2025, sebagaimana survei Laboraturium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, diapresiasi Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI).
“Masuknya dua sosok itu, secara tidak langsung
menunjukkan kinerja Presiden Jokowi selama ini dirasakan masyarakat Kota
Surakarta,” ujar Sekjen ISRI, Cahyo Gani Saputro, dalam rilis yang diterima banuapost.co.id, Senin (29/7).
Munculnya nama Gibran dan Kaesang dalam nominasi bursa
Pilkada Kota Surakarta, lanjut Cahyo, akan cukup berpengaruh pada kontestasi
Pemilu 2024.
Politik negara dalam dua priode ini diselamatkan pemimpin
yang berasal dari rakyat jelata atau rakyat biasa. Telah bergeser pada politik
para ksatria atau para pemilik trah, terutama mereka yang penah menjadi
pimpinan para prajurit.
“Namun di balik semua itu, terpenting munculnya milenial,
seperti Gibran atau Kaesang, dalam menghadapi bonus demografi. Karena itu, diperlukan
enterpreneur guna menjawab persoalan lapangan pekerjaan ke depan,” ujar Cahyo.
Menurut Cahyo, survei tersebut cukup menarik dan tak
asing. Karena mengenal betul Kampus Universitas Slamet Riyadi sebagai basis
pergerakan mahasiswa di wilayah utara Kota Surakarta.
“Selain basis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
salah satu koordinator surveyornya, pengurus DPC GMNI Kota Surakarta, yang juga
mahasiswa pasca sarjana, sekilugus asistensi dosen kampus tersebut,” jelas
Cahyo.
Karena itu, sambung Cahyo, survei tersebut memang harus
diakui keilmiahannya. Namun demikian, tidak ada artinya tanpa suatu dukungan politik.
“Kunci untuk memenangkan perhelatan di Kota Surakarta, diusung dan didukung seluruh slage orde PDI
Perjuangan Kota Surakarta,” tegas Wasekjen Keluarga Besar Marhaenis ini.
Seperti diketahui, survei Laboraturium Kebijakan Publik
Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, belum lama ini, merilis hasil survei calon Walikota Solo 2020 –
2025.
Dalam survei, popularitas Gibran dan Wakilwali Kota
Surakarta Achmad Purnomo, mendapatkan
angka tertinggi dengan 90 responden. Sementara Kaesang, berada di peringkat
ketiga dengan 86 responden.
Untuk akseptabilitas, Achmad Purnomo mendapatkan angka
tertinggi dengan 83 responden. Kemudian disusul Gibran, Ketua DPRD Surakarta, Teguh
Prakosa dan Kaesang.
Sedang elektabilitas, Achmad Purnomo 38 persen, Gibran 13
persen, Teguh Prakosa 11 persen dan Kaesang 1 persen suara. (yb/foto: ist)
