BANJARBARU, banuapost.co.id–
Progres pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, yang akan menjadi salah
satu bandara internasional di Pulau Kalimantan, ditinjau tenaga ahli Kantor
Staf Presiden (KSP), Rabu (4/9).
Tenaga Ahli Utama Kedeputian Bidang Pengendalian,
Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas KSP, Febry Calvin
Tetelepta, tak menampik agenda kedatangan pihaknya ingin memastikan proyek
pengembangan protisius itu n berjalan lancar, utamanya persoalan akses jalan
menuju bandara.
Febry mengungkapkan hal itu dalam rapat terkait
pembahasan perubahan status jalan provinsi menjadi jalan nasional untuk akses
jalan menuju bandara tersebut.
Rapat ini dihadiri Dadang Dian Hendiana selaku Project
Manager Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, serta Dinas PUPR Kalsel.
“Paling tidak ada tiga hal yang ingin kami pastikan. Pertama,
pekerjaan fisik bandara akan selesai pada 28 Oktober mendatang,” ujar Febry.
Kedua, lanjut Febry, menyangkut jalan akses menuju
bandara, telah ada kesepakatan kerjasama yang baik antara Pemprov Kalsel untuk mendorong pembangunan jalan
menuju bandara.
“Sementara yang ketiga, terkait pada saat peresmian
bandara nanti telah diputuskan untuk sementara menggunakan jalan alternatif
milik AURI untuk akses VVIP,” jelas Febry. (emy/foto: ist)
