BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Masalah kunjungan kerja anggota DPRD Kalsel periode lalu, baik itu ke luar
negeri maupun ke beberapa daerah di Tanah Air, rupanya menjadi catatan
tersendiri bagi para demonstran untuk kembali diingatkan ke wakil rakyat Kalsel
yang baru.
Pada pelantikan anggota DPRD Kalsel periode 2019 – 2024,
Senin (9/9), sedikitnya 5 kelompok berdemo di depan rumah rakyat, Jl Lambung
Mangkurat, Banjarmasin Tengah.
Menurut mereka, kunjungan kerja yang dilakukan anggota
dewan selama ini, sama sekali tidak ada hasil. Sebaliknya masyarakat Kalsel,
tetap saja hidup dalam kemiskinan.
“Kunjungan kerja tersebut, hanya untuk menghabiskan
anggaran,” ucap lantang satu kelompok koordinator demo.
Terlebih lagi, lanjutnya, terlalu serignya kunjer dilakukan
para anggota dewan ini pun, perlu dipertanyakan. Apalagi dalam seminggu sampai
beberapa kali.
“Kunjungan kerjakah atau menemui istri anum (muda, Red.),” katanya setengah berkelakar.
7
Tuntutan
Sementara Aliansi Mahasiswa Banjarmasin yang juga menggelar
demo, melayangkan tujuh tuntutan kepada
anggota DPRD Kalsel, serta akan mengawal peran dan fungsi lembaga wakil rakyat
itu.
Tuntutan yang disampaikan: 1 Segera menepati janji
politik yang telah diberikan sebagai anggota DPRD kepada rakyat. 2. Meningkatkan
kinerja sebagai wakil rakyat dari Provinsi Kalsel ddi di daerah maupun pusat. 3.
Berkomitmen menjalankan peranannya sebagai wakil rakyat secara utuh. 4. Jangan
menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.
5. Secara utuh menyelesaikan permasalahan LPG 3 KG yang
langka dan kelangkaan BBM. 6. Secara utuh menyelesaikan permasalahan Meratus
dengan maksimal. 7. Siap turun jabatan sebagai wakil rakyat jika tidak
menyelesaikan permasalahan atau tidak memberikan kebijakan yang pro terhadap rakyat.
”Mulai hari ini, detik ini, kami akan bersama-sama
mengawal kenerja wakil rakyat,” tegas Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa
Banjarmasin, Fahrianoor.
Menurutnya, berkaca pada periode sebelumnya, banyak permasalahan yg
belum terselesaikan. Misalnya, kelangkaan gas LPG dan permasalahan lingkungan.
“Karena itu kami meminta kepada periode yang sekarang, agar
menyelesaikan masalah tersebut untuk meningkatkan kenerja peran dan fungsi DPRD,”
pungkasnya. (yb/foto: sasi)
