PELAIHARI,
banuapost.co.id– Sebagai bentuk turut
berduka cita atas musibah yang menimpa Novianti (8), korban tertembak, Kapolres
Tanah Laut, AKPB Sentot Adi Dharmawan, ikut menghadiri prosesi pemakaman,
Selasa (10/9). Bahkan perwira menengah Polri itu, ikut membacakan Surah Yasin
di pusara korban.
Novianti
tertembak saat petugas gabungan Polda Kalsel dan Polda Kalteng terlibat baku tembak
dengan begal sapi saat akan dibekuk di Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku,
Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/9).
Korban
yang tertembak di kepala bagian kanan, menghembuskan nafasnya yang terakhir Selasa
(10/9) dini hari sekitar pukul 01:00 Wita, setelah sempat empat hari menjalani
perawatan intesif di rumah sakit.
Suasana
duka sangat terasa saat peti jenazah diturunkan dari ambulans. Suara tangis
keluarga dan kerabat, pecah menggiringi masuknya peti jenazah ke dalam rumah
duka.
Setelah
pihak keluarga melihat wajah korban, jasad kemudian dibawa ke Masjid al
Muhajirin untuk disalatkan. Selanjutnya dibawa ke pemakaman umum Trans Tanjung
Dewa, sekitar 1 kilometer dari rumah duka.
Kapolres
Tala, AKBP Sentot Adi Dharmawan, dan Wakapolres Kompol Fauzan Arianto, ikut menurunkan peti
jenazah sampai ke tepi liang lahat. Kapolres juga membaca Surah Yasin setelah
jasad dikebumikan.
Usai
pemakaman, kapolres langsung menuju rumah duka untuk menyerahkan tali asih
kepada kedua orangtua almarhumah Novianti. Kapolres juga berjanji akan berupaya
mengamankan tersangka.
“Kami
akan tetap melakukan pengejaran terhadap tersangka, seperti harapan keluarga,”
ujar kapolres sebelum meninggalakan rumah duka.
Sementara
Paryono dan istrinya, tidak dapat dimintai keterangan. Keduanya masih terlihat terpukul
dengan peristiwa yang menimpa. Bahkan sang ibunda, sempat beberapa kali pingsan,
sebelum jasad tiba di rumah duka.
Suparlan
yang masih kerabat Paryanto mengatakan, keluarga menerima dengan ikhlas apa
yang telah terjadi. Meski demikian, mereka berharap polisi dapat segera meringkus
begal sapinya. (zkl/foto: zul yunus)
