KANDANGAN, banuapost.co.id–
Sedikitnya 9 Tim Satgas yang terserbar
di berbagai wilayah di Kabupaten HSS, diminta fokus patroli karhutla.
Permintaan disampaikan Dandim 1003/Kandangan, Lekol Inf
Suhardi Aji Sriwijayanto di sela kesibukan memadamkan kobaran api di lahan
dekat Jembatan Karang Rati, batas Desa Bangkau, tepatnya Desa Sungai Kupang, Kecamatan
Kandangan, HSS. Minggu (15/9) sore.
Api lahan yang muncul sekitar pukul 16:00 Wita,
kobarannya sempat menjilat tiang listrik. Tak urung dengan kondisi demikian,
membuat Letkol Suhardi bersama Satgas BPBD dan 4 unit PMK setempat, berjibaku
untuk memadamkannya.
“Saya langsung berkoordinasi dengan PMK terdekat.
Alhamdulillah, Kepala BPBD HSS langsung direspon dan membantu,” ujar Letkol
Suhardi.
Sesuai perintah dansatgas, lanjut Letkol Suhardi, sebagaimana
informasi BMKG, ada beberapa titik api yg harus segera ditangani. Di antaranya,
Kecamatan Daha Selatan, Daha Barat Daha Utara, dan Kecamatan Kalumpang.
Ditegaskan dandim, secara umum faktor utama api di
wilayah HSS, 90 persen akibat ulah manusia. Karena itu untuk antisipasinya, personel
Satgas Karhutla Kodim 1003/Kandangan, selalu berpatroli dan memberikan
sosialisasi tentang karhutla kepada masyarakat.
“Pelaku pembakar hutan dan lahan, akan kita tindak
tegas sesuai aturan dan hukum yang ada. Oleh sebab itu, masyarakat semua sadar,”
tandasnya. (yb/asy/foto: ist)
