BANJARBARU, banuapost.co.id– Terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, yang dioperasionalkan sejak Selasa (10/12) pagi, mulai menuai keluhan.
Meski lokasi terminal baru tak jauh dari gedung lama,
namun akses menujunya, berbeda. Selain lebih jauh, juga memakan waktu.
Bagi warga Banjarmasin, akses utama ke terminal baru,
bisa melalui bundaran Pal 17 di Jl A Yani Km 17, Gambut, ke arah Jalan Lingkar
Luar Utara. Kemudian melintasi ruas jalan baru kawasan Guntung Damar. Atau
melalui Jl Golf, Landasan Ulin.
Dibandingkan ke terminal lama, akses ke bangunan baru
bandara dari Pal 17 lebih jauh sekitar 5 Km. Karena dari Pal 17 ke terminal
lama hanya sekitar 7 Km. Sedang ke terminal baru dari Pal 17, jaraknya sekitar
12 Km.
Seorang warga Banjarmasin pengguna jasa penerbangan,
Rahmi, merasakan jarak yang lebih jauh dibandingkan
ke terminal lama itu.
“Iya lebih jauh, dan kiri kanan jalannya masih sepi.
Kasihan juga kalau pengendara mengalami masalah di jalan. Seperti ban kempes
atau pecah. Belum banyak terlihat bengkel atau tukang tambal ban,” kata
perempuan berhijab ini.
Karena itu, Rahmi berharap, ada akses yang lebih dekat
menuju terminal baru.
Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin
Toyib, mengatakan, jalan berkelok di akses utama dari Pal 17 ke terminal baru
bandara ini, akibat Pemko Banjarbaru hanya menerima hibah dari pemilik tanah.
Bukan pembebasan lahan. Sehingga ruas jalan, mengikuti hibah yang didapat.
“Jalan memang tidak sesuai geometrik yang disyaratkan Kementerian
PUPR. Karena itu, kami berencana membuat akses yang lebih dekat ke terminal
baru. Lebih dekat nantinya. Sekitar 3 Km dari Jl A Yani. Tapi untuk titiknya,
kami belum bisa menyampaikan ke publik,” kata Yasin, saat memantau
pengoperasian perdana terminal baru Bandara Syamsudin Noor.
Untuk jalan baru tersebut, menurut Yasin, tahapannya
mulai dilakukan tahun depan. Pembuatan master plan dan pembebasan lahan,
menjadi tanggung jawab Pemprov Kalsel. Namun pembangunannya oleh Kementerian
PUPR.
Pembangunan akses baru nantinya, menurut Yasin, membuat banyak pilihan bagi masyarakat menuju
terminal baru Bandara Syamsudin Noor.
Meski akan ada akses lainnya, namun untuk jalan yang ada
saat ini, akan terus diperbaiki. Karena masih ada sejumlah ruas jalan yang belum
beraspal. Sekitar 2 Km dari Pal 17 hingga kawasan Golf. Sedang dari Golf hingga
ke terminal baru, ada sekitar 1,7 Km yang aspalnya masih di satu sisi.
Sementara akses ke terminal baru dari Banjarbaru, relatif
lebih nyaman meski juga lebih jauh. Baik lewat kawasan Balitra, Sapta Marga
maupun Bina Putra. Untuk akses dari Banjarbaru, ruas jalan hingga terminal
baru, sudah beraspal. (emy/foto: deny)
