PELAIHARI, banuapost.co.id– Angka 12 rupanya menjadi angka sial bagi dua dari tiga begal sapi di Kabupaten Tanah Laut. Pasalnya pada aksinya yang ke-12 itu, selain gagal, keduanya juga dihadiahi gelang besi alias borgol.
Kedua tersangka itu, M Jaini alias Anang Palit, warga Bati Bati, dan Raniansyah alias Acut, warga Danau Waringin, Desa Pemuda.
Komplotan begal spesial hewan ternak itu, sempat meloloskan diri dari kejaran warga, saat kejadian Selasa (17/12) lalu sekitar pukul 22:30 Wita. di kawasan Desa Pemuda atau KNPI, Kecamatan Pelaihari. Meski demikian, mobil yang digunakan menjadi sasaran murka dan dibakar warga.
Petugas Satreskrim Polres Tala dipimpin langsung
Kasatreskrim AKP Alvin Agung Wibawa, hampir dua minggu fokus mengungkap ini, sebelum
akhirnya mengamankan M Jaini, Jumat (3/1) kisaran pukul 22:00 Wita.
Tersangka diamankan setelah petugas memeriksa Ahmad
Rizali, pemilik mobil yang disewa para pelaku. Setelah mengamankan M Jaini,
petugas kemudian mengamankan Raniansyah alias Acut, yang diduga sebagai
mata-mata para pelaku sebelum menentukan target. Raniansyah diamankan pada
Minggu (5/1) sekitar pukul 01.00 Wita.
Kepada awak media, Raniansyah mengaku mengambil sapi-sapi
warga yang berkeliaran di kawasan perkebunan. Selama beraksi, baru sekali nyolong
yang berada di dalam kandang, yakni pada aksi terakhir mereka sebelum diamankan
petugas.
“Biasanya sapi ini dijual ke kawasan Kabupaten Banjar
dengan harga antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta,” kata Raniansyah, saat digelarnya
perkara di Mapolres Tala, Rabu (8/1).
Sementara menurut Kapolres Tala, AKBP Cuncun Kurniadi, saat
ini masih tengah dikembangkan kasus 12 sapi yang dijarah, termasuk memburu satu
pelakunya lagi.
“Selain melakukan pengembangan kasusnya, juga di wilayah
mana saja para pelaku menjual sapi hasil kejahatan ini,” tandas kapolres.
Khusus untuk kasus penjarahan hewan ternak ini, AKBP
Cuncun Kurniadi mengimbau pemilik sapi agar tidak membiarkan hewan peliharaannya
itu berkeliaran di kawasan perkebunan, karena rentan aksi pencurian.
“Karena itu kami imbau untuk mengandangkan sapinya agar
tidak mudah menjadi sasaran para pencuri sapi,” tegas kapolres. (zkl/foto: ist)