JAKARTA, banuapost.co.id– Setelah sempat sebulan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar melalui Munas 3-6 Desember 2019 lalu, Airlangga Hartarto akhirnya resmi mengumumkan kepengurusannya.
Dalam kepengurusan baru periode 2019 – 2024, sedikitnya ada 107
nama. Bahkan di kepengurusan Golkar kali ini, yang disebut sebagai Pengurus
Harian adalah Ketua Umum, Sekjen, Bendahara Umum, para Wakil Ketua Umum, para
Ketua Bidang, para Wakil Sekjen dan para Wakil Bendahara Umum. Sementara Kepala
Badan, tidak termasuk dalam pengurus harian.
Kepengurusan ini sudah memperhatikan UU Partai Politik dengan
ketentuan pengurus perempuan sebesar minimal 30 persen.
“Kepengurusan ini juga inklusif. Sudah mengakomodir semua elemen,
baik perempuan, millenial dan dari unsur-unsur yang lain,” ujar Airlangga
Hartarto dalam pernyataan persnya, Rabu(15/1).
Sedang kader milenial, seperti Putri Komarudin, Dyah Roro dan
Christina Aryani, juga masuk di jajaran pengurus harian. Sebagian lainnya,
mengisi departemen-departemen :
Berikut
susunan kepengurusan DPP Partai Golkar 2019-2024 :
- Ketua Umum: Airlangga Hartarto, 2. Wakil Ketua Umum : Kahar Muzakir,
Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Azis Syamsuddin,
Agus Gumiwang Kartasasmita, Hetifah Sjaifudian, Rizal Mallarangeng, Melchias
Markus Mekeng, Roem Kono, Nurul Arifin, Nurdin
Halid, Bambang Soesatyo.
- Ketua Adies Kadir, Jerry
Sambuaga, Meutya Hafidz, Airin Rashmi Dainy, Ace Hasan Syadzili, Bobby Ashitya
Rizaldi, MQ Iswara, Iqbal Wibisono, M Sarmuji, Bambang Heri, Muhidin M Said, I
Gede Sumarjaya Linggih, Hamzah Sangadji, Klemen Tinal, Tahan Samuel Lumban
Toruan, Andogo Wiradi, Dave Akbarsyah Fikarno, Zulfikar Arse Sadikin, Andi Rio
Pandjalangi, Nusron Wahid, Alexander Ery Wibowo, Dedi Mulyadi, Robert J
Kardinal, Lamhot Sinaga, Mukhamad Misbakhun, Erwin Aksa, Veno Tetelepta, Gatot
Soedaryono, Kusuma Judileksono, Rivanda, M Sabil Rachman, Agustian B Prasetya,
Ilham Permana, Idris Laena, Budi Setyawan, Panggah Susanto, Firman Subagyo,
Kholis Malik, Yahya Zaini, Mukhtarudin.
- Sekretaris Jenderal : Lodewijk F Paulus.
- Wakil Sekjen: Mustafa M Radja, Tardjo Ragil, Dwi Priyo Atmojo, Tumpal
Sahala P Sianipar, Riyono Asnan, Hasrul Benny Harahap, Doni Akbar, Andika Hazrumy,
Dico M Ganinduto, Misbah Shoim Haris, M Pahlevi Pangerang, Adrian Jopie
Paruntu, Herman Haryong, Edi Langkara,Bernard Sagrim, Agung Widyantoro, Chandri
Puspitasari, Christina Ariyani, Sahat Simanjuntak, Hasrul Rahman, Samsul
Hidayat, Derek Loupatty, Jan Pieter Pangaribuan, Amin Ngabalin, Sholahul AM
Notobuwono, Sebastian Salang, Andi Budi, Sulistyo, Fahd El Fouz Arafiq,
Sekarwati, Lindsey Afsari Putri, Rusli Aziz, M Alexandra Pahlevi, Eva Wibisono,
Putri Zizy Puput Novel, Puteri Anetta Komarudin.
- Bendahara Umum : Dito Ganinduto.
- Wakil Bendara Umum: Agoes Silaban, Shinta Wijaya Kamdani, Sari
Yuliati, Salim Fakhry, J Dwi Hartanto, Heru Dewanto, Badruttaman, Syafaat
Perdana, Karan Sukarno W, Hariara Tambunan, Raymond Syauta, Herna D
Kusumastuti, Media Wiranatakusumah, Adanty Kurnia, Dadan Pahlawan, Firaldi
Akbar, Diah Roro Esty, Elvis Junaidi.
- Ketua Dewan Pembina: Aburizal Bakrie
Wakil Ketua: Zaenudin Amali, Ketua Dewan Kehormatan: Akbar Tandjung, Ketua
Dewan Penasihat: Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua
Dewan Pakar: Agung Laksono, Ketua Dewan Etik: Mohamad Hatta .(*/yb/foto: ist)