CANBERRA, banuapost.co.id– Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming, menyampaikan kesiapan anggota organisasinya untuk berkolaborasi dengan pengusaha Australia.
Kesiapan dikemukakan holding CO PT Batulicin 69 dan PT
Maming 69 yang membawahi 55 entitas di berbagai bidang usaha itu, dalam acara
Indonesia – Australia Business Roundtable di Canberra, Australia, Senin (10 /2).
“Anggota HIPMI siap berkolaborasi dengan pengusaha Australia untuk bersama-sama memajukan ekonomi kedua Negara,” tulis Mardani melalui pesan WhatsApp ke redaksi banuapost.co.id, sesaat setelah usainya pertermuan dengan para pengusaha kelas atas di Australia tersebut.
Seperti diketahui, kehadiran Ketua Umum BPP HIPMI,
Mardani H Maming di Canberra, Ibu Kota Negara Australia, mendampingi Ketua BKPM
Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kenegaraan rombongan Presiden Joko Widodo ke Negara
tersebut.
Kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ini, untuk menindaklanjuti
selesainya ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership
Agreement (IA-CEPA) yang telah disetujui DPR tiga hari yang lalu.
“Jadi ini adalah tindak lanjutnya. Akan ke arah mana
akan dibicarakan. Paling jelas, kita ingin keterbukaan. Sehingga perdagangan,
investasi, pariwisata akan lebih banyak antara kedua negara Indonesia dan
Australia. Arahnya ke situ, karena ratifikasinya sudah selesai,” tandas
presiden menjawab awak media usai kawasan Mount Ainslie di Canberra, Minggu
(9/2),
Turut mendampingi presiden saat meninjau Mount Ainslie,
antara lain, Menkopolhukam, Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,
Airlangga Hartarto, Menlu Retno Marsudi, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri
Perdagangan, Agus Suparmanto, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Kepala BKPM Bahlil
Lahadalia, dan Duta Besar Indonesia untuk Australia, Yohanes Legowo. (yb/b2n/foto: ist)
