SEMARANG, banuapost.co.id– Puan Maharani, lagi-lagi mengukir sejarah. Selain jadi wanita pertama dalam sejarah sebagai Ketua DPR RI, cucu Presiden ke-1 RI, Ir Soekarno ini, dianugerahi gelar Doktor (HC) kehormatan oleh Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah.
Penganugerahan gelar doktor dalam bidang Kebudayaan dan
Kebijakan Pembangunan Manusia, merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan yang
diberikan Undip kepada seorang putra putri bangsa yang memiliki kontribusi yang
luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Dalam sidang terbuka Senat Akademik Undip di Gedung Prof
Dr Soedarto SH, Tembalang, Semarang, Jateng, Jumat (14/2), pemilik nama
lengkap: Puan Maharani Nakshatra
Kusyala, menyampaikan pidato: ”Kebudayaan sebagai Landasan Utama
Pembangunan Manusia Indonesia Berpancasila menuju Era Masyarakat 5.0”.
Di hadapan Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama SH, MHum,
dan Ketua Senat Akademik, Prof Dr Sunarso, serta guru besar lainnya di
universitas terkemuka ini, wanita kelahiran Jakarta 6 September 1973 itu, menjelaskan tandangan, sekaligus upaya dan
solusi, juga bagaimana negara harus diberdayakan untuk menerapkan kebijakan
publik berlandaskan kebudayaan untuk bidang kesehatan, pendidikan, seni, etika,
ekonomi dan sosial.
Informasi yang diperoleh redaksi banuapost.co.id, Jumat (14/2),
hadir pada sidang tersebut, sang bunda Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum
PDI-P, Megawati Soekarnoputri dan keluarga.
Selain itu, pemimpin partai politik, sejumlah menteri dan
anggota DPR RI serta DPRD Jateng, juga hadir dalam sidang terbuka tersebut Wakil
Presiden ke-10 dan 12, HM Jusuf Kalla..
Puan Maharani secara nyata telah berkontribusi terhadap
hubungan baik antarbangsa dan negara lain dalam bidang sosial budaya, kebijakan
pembangunan kemanusiaan dan kesejahteraan umat manusia.
Seperti diketahui, Dr (HC) Puan Maharani pernah menjabat sebagai Kemenko
PMK di Kabinet Kerja periode pertama Presiden Joko Widodo.
Politikus muda PDI-P ini, yang sangat aktif mempromosikan
kebudayaan Indonesia dalam hubungan antarnegara untuk kemanusiaan.
Dia juga banyak menerima penghargaan, di antaranya Bintang Bhayangkara Utama, anugerah
penghargaan ‘Eminent Women of the Year 2019’ dari Majalah Her Times, dan tokoh
pertama di luar Arab Saudi yang menjadi tamu kehormatan dalam Festival
Kebudayaan Janadriyah.
Puan bahkan mendapat kesempatan berpidato pada pembukaan
festival ke-33 yang di gelar di Riyadh, Arab Saudi, di depan Raja Salman Bin
Abdul Aziz Al Saud dan Putra Mahkota, Pangeran Muhammad Bin Salman. (yb/b2n/foto:
ist)
