PELAIHARI, banuapost.co.id– Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 untuk Pemkab Tala yang dibahas Focus Group Discussion (FGD), memasuki tahan II.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pencerahan Bapedda, Minggu
(16/2), dibuka Wakil Bupati (Wabup) Tanah Laut, Abdi Rahman, sekaligus
menyambut tim penilai indipenden.
Turut hadir, Sekdakab Dahnial Kifli, Staff Ahli bidang
Kemasyarakatan dan SDM, Husein Irianta, Komisi II DPRD Tala, Edy Purwanto,
Kepala SKPD Lingkup Pemkab Tala, camat dan pelaku usaha.
Wabup dalam sambutannya mengharapkan bappeda bersama
dinas terkait, memberikan yang terbaik dalam persentasi.
“Kami yakin, bappeda dan dinas terkait telah
mempersiapkan segala halnya dengan sebaik-baiknya. Sehingga visi misi terjawab
dari planning yang telah disiapkan, dan action yang telah dilakukan,” ujar
Abdi.
Menurut Abdi, Pemkab Tala sangat serius dalam penyusunan
RKPD. Ini terlihat dari seluruh tahapan perencanaan telah dilaksanakan dengan
baik.
Mekanisme telah dilakukan melalui Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) wilayah (pekon), kecamatan, forum
konsultasi publik, forum gabungan perangkat daerah sampai dengan kabupaten.
Semua itu untuk penyelarasan, terkait program prioritas pemerintah
pusat dan provinsi. Sehingga program yang ada di kabupaten, mendukung program
prioritas pemerintah pusat.
Wabup mengapresiasi adanya penghargaan pembangunan daerah,
karena dapat memacu pembangunan di Tala dan memunculkan inovasi baru.
Sehingga seluruh proses perencanaan di daerah, dapat
berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan
perundang-undangan.
“Karena itu, semoga hasil penilaian ini dapat memberikan
dampak positif ke depannya dengan hasil yang maksimal,” pungkasnya.
Seperti diketahui 2020 ini merupakan tahun perencanaan
ketiga Sukamta-Abdi Rahman memimpin Kabupaten Tala dalam RPJMD 2018-2023.
Sehingga perlu menekan agar perumusan perencanaan
pembangunan di tingkat kecamatan nantinya dapat mendukung pencapaian visi-misi
Kabupaten Tala, yakni terwujudnya Tala yang berinteraksi (berkarya, inovasi,
tertata, religius, aktual dan sinergi). (zkl/foto:
ist)
