JAKARTA, banuapost.co.id– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 merupakan yang terbesar dan terbanyak diikuti dengan peserta 270 daerah.
“Memang relatif terbanyak semenjak 2015, yaitu 269
daerah. Sekarang jadi 270, nambah satu daerah. Tapi tetap terbanyak,” ujar
Mendagri, Tito Karnavian, dalam talkshow
bertajuk: “Urgensi Mewujudkan Pilkada Demokratis dan Berkualitas:
Tantangan dan Harapan” di Hotel Dharmawangsa, Senin (9/3).
Menurut mantan kapolri itu, ada 9 provinsi yang akan
menggelar pilkada di 2020. Untuk 9 provinsi itu akan dilakukan serentak dengan pilkada
tingkat kabupaten dan kota, yakni 224 wilayah kabupaten. Sedang untuk tingkat
kota, akan berlangsung di 37 kota pada 32 provinsi.
“Election
itu bukan pekerjaan satu unsur, namun kerja orkestra. Pertama penyelenggara pemilu,
faktor kontestan, unsur pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, media dan
partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Dengan kerja bersama, mendagri optimistis perhelatan
pesta demokrasi akan berlangsung sukses dan lancar. Terlebih, proses demokrasi
di Indonesia telah teruji dengan pelaksanaan pemilu serentak terbesar pada 2019.
“Satu hal yang membuat kita cukup confident, kita sudah pengalaman
beberapa kali menjalani pemilu, bahkan pemilu nasional, termasuk 2019. Alhamdulillah,
kita bisa lalui. Maka saya confident
pilkada di 270 daerah, Insya Allah berlangsung aman,” tandasnya. (yb/*/oto: ist)