KOTABARU, banuapost.co.id- Masyarakat Kotabaru diimbau untuk tidak takut dan panik akan pandemi virus korona yang telah menyebar ke berbagai negara di dunia, temasuk di Indonesia.
Imbauan disampaikan Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan
Syafruddin, dalam bincang-bincang dengan awak media di ruang kerjanya, belum lama
ini.
Pandemi virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang sudah
merenggut jiwa ribuan orang tersebut, cukup mengusik ketenangan warga di
kepulauan sebelah selatan Ibu Kota Provinsi Kalsel ini.
Kecemasan tentunya sangat beralasan. Selain vaksinnya
yang belum ditemukan, penyebarannya pun cukup cepat dengan tanda-tanda sangat
sederhana, seperti batuk-batuk, pilek dan deman tinggi.
“Tetap tenang dan jangan panik. Tapi takutlah kepada Allah
SWT yang menciptakan segala penyakit,” tegas AKBP Andi Adnan.
Namun demikian, sambung kapolres, perlu kewaspadaan.
Misalnya menjaga pola makan dan kesehatan serta berolahraga.
“Tapi jangan lupa juga selalu berdoa sesuai dengan agama
yang dianut,” tandasnya.
Andi Adnan yang baru selesai melaksanakan Salat Dzuhur
kemudian menceritakan tentang riwayat sala satu sahabat Nabi yang terkenal
pemberani.
“Siapa yang tidak kenal dengan keberanian dan
ketegasan Umar Bin Khatab. Namun saat berkunjung ke Syam. Umar mendegar kabar ada
wabah menular.
Mendengar hal itu, menurut kapolres, Umar yang dikenal
pemberani meminta pendapat sana-sini, hingga memilih pulang.
“Itu Umar, pria yang dikenal tanpa rasa takut,”
ujar Andi Adnan.
Begitupun dengan virus korona ini, lanjut AKBP Andi
Adnan, jangan sampai menjadi hambatan untuk beribadah kepada Allah.
“Terpenting dalam salat berjamaah, jagalah kebersihan,
dan perbanyak doa agar senantiasa dijauhkan dari bala penyakit itu,”
pungkasnya. (her/foto: ist)