JAKARTA, banuapost.co.id– Polri selain mengerahkan 30 tenaga medis untuk membantu menangani pasien yang positif virus korona, juga 52 rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Ada 30 orang, terdiri dari satu dokter ahli paru,
empat dokter umum dan 25 paramedis yang
disiapkan untuk menangani pasien terpapar virus korona,” jelas Karo Penmas
Divisi Humas Polri, Brigjend Pol Argo Yuwono, Minggu (22/3).
Ke-30 tenaga medis itu, lanjut Brigjend Argo, nantinya
tergabung dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang disiagakan di
Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Semua tenaga medis ini, dipimpin langsung Kapusdokkes
Polri, Brigjend Pol dr Musyafak. Jadi mohon doanya dari masyarakat, agar tenaga
medis kita diberi kesehatan dan musibah ini cepat berlalu,” imbuhnya.
Selain tenaga medis itu, sambung Brigjend Argo, sebanyak
52 RS milik Polri yang tersebar di seluruh Indonesia, siap digunakan bagi
pasien yang terpapar Covid-19.
Menurutnya, 52 RS itu yaknk kelas I,II dan III dengan
kapasitas total sekitar 2.000 kamar yang disiapkan. Seperti di DKI Jakarta, Polri
menyiapkan RS Brimob dengan 200 kamar dan RS Polri Raden Said Sukanto,
Kramatjati 50 kamar.
“Kedua RS tersebut telah dilengkapi fasilitas alat bantu
pernapasan dan alat kesehatan (alkes) lainnya, yang dibutuhkan tenaga medis untuk
menangani pasien terinfeksi korona,” pungkasnya. (yb/*/foto: ist)