JAKARTA, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo berharap Wisma Atlet yang sementara ini disulap menjadi RS darurat penanggulangan wabah virus korona atau Covid-19, tidak digunakan untuk penanganan sebagai akibat lonjakan pasien positif yang membutuhkan perawatan.
Harapan itu dikemukakan Kepala Negara ketika meninjau
kesiapan Wisma Atlet Kemayoran, Senin (23/3). Presiden tiba di Wisma Atlet
sekitar pukul 09:05 WIB dan langsung meninjau tower 7 yang diperuntukkan
sebagai RS darurat.
“Perlu saya sampaikan, Wisma Atlet memiliki
kapasitas 24.000 orang. Saat ini yang telah disiapkan untuk 3.000 pasien dengan
ruang yang telah ditata dengan sebuah manajemen yang baik. Semuanya ditempatkan
dengan manajemen ruang yang berbeda,” kata Presiden dalam keterangannya
usai peninjauan.
Menurut Kepala Negara, sarana dan prasarana di Wisma
Atlet telah siap untuk menangani pasien positif korona. Mesk demikian, presiden
berharap rumah sakit darurat korona ini tidak dipergunakan sebagai akibat
adanya lonjakan pasien positif yang membutuhkan perawatan rumah sakit.
Sementara mengenai banyaknya keluhan terkait kelangkaan
APD, presiden menjelaskan, sekarang ini hampir seluruh negara di dunia berebut
untuk mendapatkan beberapa perlengkapan kesehatan, baik APD, masker, hingga
hand sanitizer.
Meski demikian, pemerintah Indonesia telah menyiapkan ratusan
ribu APD yang akan segera disebar ke berbagai rumah sakit.
“Alhamdulillah, Sabtu kemarin kita telah siap lagi
105.000 APD. Hari ini akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit yang ada di tanah
air,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, presiden juga menyampaikan, chloroquine,
salah satu dari dua obat yang disiapkan pemerintah dalam jumlah besar, bukan
merupakan obat utama dalam penanganan Covid-19. Chloroquine juga bukan
merupakan obat bebas, di mana penggunaannya harus melalui resep dokter.
Untuk diketahui, chloroquine yang disiapkan pemerintah
telah diproduksi di dalam negeri melalui Kimia Farma. Saat ini pemerintah telah
memiliki stok chloroquine sebanyak tiga juta yang akan diberikan melalui
pengawasan dokter.
Turut mendampingi presiden dalam peninjauan Wisma Atlet
Kemayoran, Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Gugus Tugas Percepatan
Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (yb/din/foto:
muchlis jr)