TAMBANG ULANG, banuapost.co.id– Wakil Bupati Abdi Rahman ingin generasi di Tanah Laut betul-betul menjadi generasi yang kuat dan bisa diandalkan dengan berlandaskan pondasi agama.
Harapan itu dikemukakan Abdi saat menutup kegiatan
Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-1 se-Kecamatan Tambang Ulang di Halaman
Kantor Kecamatan setempat, Minggu (22/3) malam.
Menutur wabup, menjadikan Al-Qur’an sebagai referensi
utama dalam kehidupan berbangsa bernegara dan masyarakat saat ini, sangat
penting untuk dilaksanakan.
“Apalagi negara kita saat ini sedang mendapat musibah
virus Covid-19, dikenal juga sebagai virus korona yang penyebarannya tergolong
cepat,” tutur Abdi.
Untuk menanggulangi virus, selain melakukan pencegahan
dengan cara menjaga kesehatan dan kebersihan, juga yang paling tepat kembali
kepada Al-Qur’an.
“Karena di dalam Al-Qur’an sangat banyak petunjuk yang
dapat dijadikan sebagai pegangan pedoman untuk menyikapi situasi dan kondisi
yang berkembang saat ini,” tandasnya.
Dalam dua hari pelaksanaan semenjak dibuka secara resmi Bupati
Tanah Laut, H Sukamta, Sabtu (21/3), kegiatan tersebut mempertandingkan 30
kejuaraan putra dan putrid, yakni Qari-Qariah Golongan Muratal, Anak-anak,
Remaja dan Dewasa, Hafizh-Hafizhah Golongan 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz dan 30
Juz, Makalah Ilmiah Al-Qur’an, Syarhil Qur’an serta Khattil Qur’an Golongan
Naskah, Huasan Mushaf, Dekorasi dan Kontemporer.
Hasil keputusan Majelis Hakim atau Dewan Juri, menobatkan
Desa Sungai Jelai dengan nilai rata-rata 71 poin sebagai Juara Umum.
Serta menobatkan Ahmad Ripanji peserta mata lomba Qari
Golongan Remaja perwakilan dari Desa Martadah sebagai Juara Umum Perorangan
dengan nilai rata-rata 86 poin. (zkl/foto:
ist)