PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Jumlah korban terinfeksi virus korona atau Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah, bertambah. Jika sebelummya tiga orang, sebagaimana data yang diperoleh di Media Center Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Tengah, Rabu (25/3), menjadi 4 kasus positif terinfeksi virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok tersebut.
Menurut Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, Leonard S Ampung,
dalam rilis di Kota Palangka Raya pukul 15:00 WIB, penambahan satu kasus ini
diderita seorang warga kota setempat. Riwayatnya, pernah berkunjung ke Kota Bogor,
Jawa Barat.
“Pasien terakhir asal Kota Palangka Raya yang pernah
berkunjung ke Kota Bogor, dalam perawatan intensif di salah satu ruang isolasi
RSUD dr Doris Sylvanus,” jelas Leonard S Ampung.
Selain penambahan satu warga positif terinfeksi virus
korona, Kadis Perumahan dan Pemukiman Kalteng ini mengemukakan, kasus Orang Dalam
Pemantauan (ODP), juga mengalami
penambahan sebanyak 12 orang.
“Dengan tambahan 12 orang, total per Rabu (25/3), menjadi
sebanyak 248 orang. Padahal sehari sebelumnya, hanya 236 orang. Kota palangka Raya
masih mendominasi kasus ini, yakni 75 ODP,” imbuh Leonard.
Kemudian untuk hasil negatif, lanjut Leonard, sebanyak 28
orang. Di RSUD dr Doris Sylvanus, 21
orang, sementara di RSUD Pangkalan Bun,
Kotawaringin Barat, 7 orang.
“Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), mengalami penurunan. Jika sebelumnya 47 orang,
kini hanya 40 orang,” ujarnya.
Di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, 30 PDP, Kotawaringin
Barat, Barito Selatan dan Barito Timur masing-masing 2 PDP, Sukamara, Seruyan, Katingan
dan Kabupaten Murung Raya, masing-masing 1 PDP. (yb/din/ffoto: ist)