RANTAU, banuapost.co.id– Pasar sebagaimana umumnya, selain sebagai tempat bertemunya pembeli dan pedagang, kondisinya sangat jauh dari bersih.
Karena kondisi demikianlah, di tengah pageblug (mewabah)-nya virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang banyak menelan korban jiwa di 129 negara, termasuk Indonesia, menjadi perhatian serius Polsek Piani, Polres Tapin, Koramil 1010/07-Piani/Lokpaikat, serta Puskesmas setempat.
Dengan peralatan sederhana yang umumnya digunakan petani
untuk mematikan hama di sawah, unsur muspika di wilayah Kabupaten Tapin itu,
menyemprotkan cairan disinfektan di Desa Miawa, khususnya pasar rakyatnya, Selasa
(31/3) pagi.
“Kegiatan penyemprotan ini menindaklajuti Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Korona atau Covid-19, serta Telegram Kapolri No: ST/868/III/KEP./2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemi Virus Korona,” jelas Kapolsek Piani, Iptu Sufian Noor, SE, yang diminta penjelasannya, Selasa (31/3) malam.
Diapresiasi kapolsek, kegiatan penyemprotan yang meliputi
Pasar Miawa yang ada di Desa Miawa RT 001 RW. 001, Kecamatan Piani, berjalan lancar
berkat sinergitas dengan Koramil 1010/07-Piani/Lokpaikat serta Puskesmas setempat.
“Pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Piani ini, merupakan kali kedua dilakukan sebagai keseriusan muspika mengatisipasi virus mematikan tersebut,” ujar mantan Kapolsek Jorong, Tanah Laut itu. (yb/foto: ist)