BANJARMASIN– Sejak dibuka Senin (9/7) lalu, hari ini, Rabu (11/7), merupakan hari terakhir pendaftaran bakal calon (balon) perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Termasuk untuk daerah pemilihan Kalsel yang punya empat kuota senator.
Pendaftaran di hari terakhir ini dibuka hingga pukul 24:00 Wita. Pada pagi hari, salah seorang calon DPD RI yang menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Kalsel, yakni Agustin Nur Martina Putri.
Setelah berkasnya diterima, pemilik Eva Guest House ini mengaku tidak kesulitan memenuhi 14 syarat pencalonan, berupa surat menyurat pribadi lengkap dengan legalisirnya.
Hanya untuk laporan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, menurutnya memakan waktu hingga tiga hari karena harus menunggu email balasan.
Seperti calon lainnya, Agustin juga harus memperbaiki syarat dukungan berupa foto copy e-KTP pendukungnya. Karena dari hasil rapat pleno verifikasi faktual KPU Kalsel, beberapa waktu lalu, dari 2.400 sebanyak 157 dinyatakan tidak sah.
“Sudah sekitar 300 syarat dukungan yang sudah dikumpulkan. Sengaja dilebihkan untuk antisipasi. Karena nanti akan diverifikasi faktual lagi,” ujarnya.
Setelah Agustin, pendaftar berikutnya petahana Antung Fatmawati, yang mengaku kesulitan memasukan data ke server KPU RI. “Kalau syarat pencalonan sudah lengkap, tidak sulit untuk melengkapi. Cuma sulit memasukan data ke server,” kata Antung.
Sedang syarat dukungan yang harus diperbaiki, Antung menyiapkan 1.000 e-KTP. “Kalau yang dinyatakan tidak sah cuma seratus, saya menyiapkan seribu untuk antisipasi. Syarat dukungan ini didapat dari keluarga dan masyarakat, terbanyak di Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Sebelumnya, di hari pertama dan kedua, sudah ada enam balon yang mendaftar. Mereka, Gusti Farid Hasan Aman, Habib Abdurahman Bahasyim, Samsani, Muhammad Ikhsanudin, Habib Hamid Abdullah dan Hesly Junianto. (emy/foto: iman)