BATULICIN, banuapost.co.id– Pengumuman hasil ujian SD, SMP dan SMA, dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Bumbu dengan sistem online.
Pemakaian sistem teknologi tersebut, selain untuk menghindari kerumunan, juga sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun ini karena di tengah pandemi virus korona, terpaksa pengumuman hasil ujian dan kenaikan kelas dilakukan secara online,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuayaan Tanbu, Sartono, Selasa (2/6).
Pengumuman dengan sistem online itu sendiri, lanjut Sartono, sudah pula diedarkan dengan SE No: B/421/42gł Disdikbud/l/2020 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah untuk Kelulusan dan Kenaikan Kelas Jejang SD dan SMP Tahun Ajaran 2019/2020.
Menurut Sartono, data peserta ujian SD/MI di Tanbu sebanyak 6.063 siswa, SMP/MTs terdata 5.059 pelajar. Untuk ujian akhir semester kenaikan kelas, dilakukan dalam bentuk portofolio.
“Nilai raport dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya,” ujar Sartono.
Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas, sambung Sartono, dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.
“Sedang penulisan raport dan kenaikan kelas SD dan SMP, pada 19 Juni 2020,” imbuh Sartono.
Kebijakan yang diambil Dikbud Tanah Bumbu, menurut Sartono mengacu pada Surat Edaran Mendikbud No: 4/ 2020, tanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Pandemi Covid-19.
“Juga SE Bupati Kabupaten Tanah Bumbu No: B/443. 1/652/ .Bag pem.2/ lll 2020 tentang Pengandalian Penyebaran Covid-19,” beber Sartono. (jack/foto: ist)