BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah pasien sembuh di Kalsel dari terinfeksi virus korona sepanjang Selasa (21/7), terus bertambah.
Meski demikian, jumlah kasusnya pun belum tampak melandai. Bahkan sebaliknya, kian melambai. Sehingga pemerintah menjadikan provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini jadi prioritas penanganan Covid-19 dengan tujuh provinsi lainnya, seperti Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pada Selasa (21/07), jumlah yang sembuh sebanyak 159 orang. Sehingga jumlah keseluruhan yang sembuh, kini sudah sebanyak 2.034 orang.
“Secara persentase, angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel saat ini 40,02 persen dari seluruh kasus,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Untuk tambahan sembuh hari ini, lanjut Muslim, berasal dari isolasi mandiri di Banjarmasin 56 orang, Tabalong 50, Tapin 30, Tanah Bumbu 11 dan Kotabaru 1 orang. Sedang dari Karantina Khusus di Tanah Laut, 11 orang.
Sementara kasus positif, menurut Muslim, bertambah 93 orang. Mereka berasal dari Banjarmasin 37, Barito Kuala 26, Banjarnaru 10, Banjar 10, Hulu Sungai Selatan 4, Tanah Laut 3 orang. Sedang Tapin, Hulu Sungai Utara dan Tanah Bumbu, masing-masing 1 orang.
Adanya tambahan itu, kasus Covid-19 di Kalsel menjadi 5.083. 2.792 di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit, serta menjalani karantina khusus dan isolasi mandiri.

Sedang jumlah yang meninggal dunia, 257 orang. Atau bertambah 6 orang dari jumlah sebelumnya.
Tambahan 6 orang ini, meninggal dunia saat berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Terdiri dari, 2 asal Tanah Laut yang wafat pada 6 dan 7 Juli lalu.
Kemudian 2 asal Kabupaten Banjar yang meninggal dunia pada 8 Juli, serta 1 orang asal Hulu Sungai Selatan yang meninggal dunia pada 20 Juli lalu. Selanjutnya 1 asal Banjarmasin yang meninggal dunia pada 24 Juni lalu.
“Namun hasil uji swab mereka baru diketahui saat ini dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona,” ujar Muslim.
Sementara data suspek korona yang tengah dipantau ada sebanyak 1.144 orang. (emy/ilust: gopal)