KOTABARU, banuapost.co.id– Warga Sumenep, Madura, ditemukan sudah menjadi mayat di Pantai Desa Oka Oka, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kotabaru, Sabtu (1/8).
Mahmud, sebagaimana identitas yang ditemukan, merupakan warga Pagarungan, Sumenep, Madura, ditengarai kapal layarnya tenggelam dihantam gelombang dan angin kencang di tengah perjalan. ABK itu, berangkat dari Sulawesi menuju Pagarungan, Sumenep.
Mayat pertama kali ditemukan Muslyadi dan Marliana, warga Desa Sungai Bahim, saat berkunjung ke rumah keluarganya dalam suasana lebaran di Desa Oka Oka.
Kanitreskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Bripka Teddy Arisandi, yang diminta konfirmasinya, membenarkan adanya penemuan mayat di Desa Oka Oka, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kotabaru.
“Ya benar telah ditemukan sosok mayat jenis kelamin laki-laki terdampar di pantai bersama dengan sepihan sisa-sisa atap dan kayu bandan kapalnya,” ujar Bripka Teddy.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lanjut Bripka Teddy, korban berlayar mulai Sulawesi menuju Pagarungan, Sumenep, Madura, bersama dua rekan kerjanya.
“kami mengetahui ini setelah mendapat telpon dari bos korban yang saat ini berada di Sumenep,” jelas kanit.
Namun di tengah perjalanan, sambung Bripka Teddy, korban mengalami naas. Kapal yang baru dibeli dari Sulawesi, dihantam gelombang dan angin kencang, hingga tenggelam.
“Sejauh ini dua rekan korban juga belum diketahui nasibnya. Cuma bangkai kapalnya yang ditemukan warga di Pulau Sebuku,” kata kanit. (her/foto: ist)