RANTAU, banuapost.co.id- Protokol kesehatan (prokes) sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona, gencar disosialisasikan Babinsa Koramil 1001-05/CLU (Candi Laras Utara) ke warga binaannya.
Gencarnya prajurit TNI AD yang menjadi ujung tombak Kodim 1010/Rantau ini, mengingat di Kabupaten Tapin sendiri per Selasa (11/8), sedikitnya ada 212 warga yang terinfeksi virus korona, 25 di antaranya masih dalam perawatan, 182 sembuh dan 5 meninggal dunia.
Karena itu untuk meminimalisir penyebaran virus mematikan ini, selain sosialisasi protokol kesehatan, juga mengedukasi masyarakat, khususnya di pedesaan, yang menjadi wilayah binaan.
Sosialisasi dan edukasi dalam program komunikasi sosial itu, Babinsa Koramil 1001-05/CLU, Serda Jhony, di wilayah binaannya, Desa Keladan, Selasa (11/8), memberitahukan ke masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah pandemi Covid-19.
“Kebijakan itu, menggunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer,” jelasnya.
Menurut Serda Jhony, TNI akan selalu mendukung aparat desa, terutama untuk kebaikan warga binaan agar terhindar dari Covid-19.
Sementara Kades Keladan, Shaleh, mengingatkan aparat untuk tidak sungkan menindak tegas masyarakat yang tidak mengindahkan peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan Covid-19.
“Apalagi yang tidak pakai masker. Tindak saja dengan push up atau mengambil sampah di sekitar. Tindakan diharapkan sebagai efek jera, sehingga dikemudian hari tidak melakukan kesalahan yang sama,” katanya. (yb/*/foto: ist)