GAMBUT, banuapost.co.id– Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusung H Abdul Haris Makkie di pilkada Kota Banjarmasin, Desember mendatang. Sementara di Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin.
Kepastian dukungan di dua kotamadya itu, dikemukakan Ketua DPD Gerindra Kalsel, H Abidin HH, di markas partai besutan Probowo Subianto tersebut di kawasan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (17/8).
Untuk pendamping Abdul Haris Makkie maupun Opie, sapaan akrab Aditya Mufti Ariffin, masing-masing Ilham Noor dan Syahriani, keduanya kader partai berlambang kepala garuda itu.
“Abdul Haris Makkie sebagai bakal calon Wali Kota Banjarmasin didampingi Ilham Nor sebagai wakil. Hari ini sudah menyatakan pasti maju,” kata H Abidin.
H Abidin memastikan, kaum Nahdliyyin di Kota Banjarmasin akan mendukung pasangan Haris-Ilham ini.
Seperti diketahui, Haris Makkie selain masih menjabat sebagai Sekdaprov Kalsel, juga Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) di Bumi Lambang Mangkurat.
Sedang pasangannya, Ilham Nor, merupakan Sekretaris DPD Gerindral, yang juga mantan anggota DPRD Kalsel.
Sementara untuk Pilkada Banjarbaru, H Abidin mengumumkan pasangan Aditya Mufti Ariffin – Syahriani. Namun dalam pengumuman ini, hanya dihadiri Syahriani.
“Untuk Pilkada Banjarbaru cuma wakilnya saja, yaitu Syahriani,” jelas H Abidin.
Syahriani kini tercatat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Banjarbaru. Sebelumnya ketika masih meniti karier sebagai birokrat, pernah menjadi sekda setempat.
Menarik memang diumumkannya nama H Abdul Haris Makkie ini dalam kontestasi pilkada di Kota Banjarmasin. Selain seorang borokrat tulen, Haris Makkie juga bukan seorang kader partai.
Meski demikian, syarat mengusung calon sendiri, yakni minimal 20 persen kursi DPRD Banjarmasin atau sembilan kursi, masih belum mencukupi bagi Gerindra. Oleh sebab itu masih perlu koalisi, karena hanya memiliki enam kursi.
Kekurangan tersebut diprediksi akan dilengkapi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki dua kursi, dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang memiliki 1 kursi di DPRD Banjarmasin
Sementara dukungan untuk Opie paling tidak sudah terjalin koalisi Gerindra dengan PPP. Karena Opie merupakan Ketua Dewan Pmpinan Wilayah (DPW) partai dengan dominasi warna hijau berlambang Ka’bah.
Berbeda dengan pilwali Banjarmasin, yang harus berkoalisi dengan partai lain, di Banjarbaru Gerindra sudah memenuhi syarat mengusung calon sendiri, karena memiliki enam kursi DPRD setempat. (yb/emy/foto: ist)