MARTAPURA, banuapost.co.id– Warga Desa Karya Makmur, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, menggelar panen raya padi, Rabu (26/8) siang.
Panen padi di lahan seluas 3.000 hektare itu, warga mengundang Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Suka citanya Paman Birin, sapaan familiar gubernur itu, dengan keberhasilan warga, sepeda pun dibagikan untuk anak petani.
Tak hanya sepeda, Paman Birin juga memberikan beberapa mesin untuk memudahkan para petani dalam mengolah dan menggarap hasil panennya.
“Saya harap ini menjadi berkah untuk kita semua,” ucap Paman Birin seraya menyerahkan bantuan.
Canda tawa masyarakat yang bahagia menerima bantuan, turut membuat hati sang gubernur senang. Ia berharap para petani makin rajin agar pangan di Kalsel dapat terpenuhi.
Paman Birin pun tak dapat menutupi rasa senangnya dengan capaian warga Desa Karya Makmur ini. Pasalnya dengan keberhasilan tersebut, setidaknya menunjukan warga mampu mengolah sumber daya alamnya.
“Karena itu kenapa kita harus beli beras dari luar negeri, jika di daerah kita sendiri kaya akan SDA,” ucap Paman Birin usai ikut panen.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman, mengaku optimistis produksi padi di Kalsel akan mencapai 1,7 juta ton pada 2020.
“Sampai dengan akhir Juli, produksi kita sudah hampir 1 juta ton. Jadi disisa waktu 2020 ini, saya dengan mengucap basmallah yakin lebih dari 1,7 jutat ton,” katanya.
Menurut Syamsir, Kalsel sendiri diminta Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi penyangga pangan nasional jika ibu kota RI sudah resmi pindah.
“Sekarang ini Kalsel masih menempati urutan ke-12 penyangga pangan nasional. Kalau melebihi target tersebut, artinya apa yang diminta pusat sudah terpenuhi. Kalsel pun siap menjadi penyangga,” jelas Syamsir.
Di tahun ini, lanjut Syamsir, sektor pertanian di Kalsel mengalami peningkatan yang baik karena iklim dan cuaca yang cukup mendukung.
“Serangan hama, burung, tikus sangat kurang, termasuk terbantu dengan cuaca. Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, ketika sudah musim kemarau sangat panas. Tetapi di daerah Kabupaten Banjar, Batola dan Tala, masih ada turun hujan. Nah jadi sangat menguntungkan tahun ini untuk padi lokal kita,” ucap Syamsir. (oie/foto: olivia)