BANJARBARU– Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengharapkan segenap komponen berpartisipasi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Salah satu elemen penting masyrakat itu adalah lembaga perguruan tinggi. Seperti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Husada Borneo, di mana salah satu program unggulan perguruan tinggi ini adalah jurusan gizi,” ujar pria yang akrab disapa Paman Birin.
Pada Sidang Terbuka Senat Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo dalam rangka Wisuda ke IX Tahun Akademik 2017/2018 di Banjarbaru, Rabu (12/9), gubernur berharap, dari sekian banyak lulusan gizi dapat berperan untuk perbaikan gizi masyarakat.
“Para lulusan gizi mengetahui apa saja makanan bergizi, terus bagaimana sarapan yang sehat, bagimana makanan yang harus dikonsumsi ibu hamil, bagaimana cara menerapkan gizi seimbang dan yang lainnya,” sebut gubernur.
Menurut gubernur, pemenuhan gizi masyarakat memiliki peranan penting dan strategis dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Dikatakannya, kehadiran tenaga kesehatan sangat dinantikan kiprah dan kontribusinya bagi pembangunan daerah dan mewujudkan Kalsel Sehat.
Dengan terwujudnya Kalsel sehat, maka akan mudah membentuk generasi-generasi muda yang cerdas, terampil, berkualitas dan berdaya saing.
Paman Birin juga berharap para lulusan dapat menjadi pioner ataupun teladan dalam mewujudkan Kalsel sehat. Dimulai dari berprilaku hidup sehat, menjaga dan memelihara lingkungan.
Sementara Ketua Stikes Husada Berneo, Ners Husin S Kep MPH mengatakan, kampusnya meluluskan 55 orang, terdiri dari 15 S1 Gizi,19 D4 Bidan Pendidik dan 21 D3 Rekam Medik.
Ners juga berharap, para lulusan tersebut dapat mengabdikan dirinya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kalsel. (fah/foto: hum)