BATULICIN, banuapost.co.id– Kampanye dialogis di titik terakhir kandidat Wakil Bupati Tanah Bumbu, HM Rusli, di Desa Manuntung, Sabtu (21/11) sore, benar-benar istimewa.
Selain kehadiran simpatisan di luar perkiraan hingga Sekretariat Anak Ranting PDI-Perjuangan di desa itu terpaksa diduduki, juga karena lokasi kampanye persis berdampingan,
“Maaf bu, kami numpang duduk sementara ya di tempat ini, karena lokasi kampanyenya tidak bisa menampung peserta,” ucap Tim Koalisi Pemenangan ZR, Sarifah Santiansyah, meminta izin kepada pemilik rumah.
Beruntung tuan rumah mengizinkan dan mempersilakan peserta ‘menduduki’ markas atau kandang banteng di Kecamatan Kusan Hulu tersebut.
Diberi izin, tak ayal yel-yel: “ZR menang..menang..ratakan” menggema di lokasi tersebut.
Dalam kampanye dialogis ini, Cawabup HM Rusli menegaskan, keikutsertaanya dan dr HM Zairullah Azhar untuk kembali mengabdi setelah pensiun dari birokrat.
“Kami menjadi peserta kontestasi pilkada Tanah Bumbu bukan untuk mencari jabatan, apalagi hanya memperkaya diri. Sesuai tagline kami kembali untuk mengabdi,” jelas kakak pengusaha kondang Bumi Bersujud, H Andi Syamsuddin Arsyad, familiar disapa H Isam itu.
Menurut mantan Camat Mentewe ini, mereka berdua hadir untuk melanjutkan program kerja Bupati Tanah Bumbu periode pertama yang sempat terhenti, karena tak dilanjutkan pemimpin berikutnya. “Padahal, visi misi yang diusung sebelumnya sangat bagus dan kuat untuk kemajuan Bumi Bersujud,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, HM Rusli juga menepis isu negatif yang dialamatkan kepada pasangannya, dr HM Zairullah Azhar. Seperti tidak menjabat hingga akhir jabatan, akan meratakan lahan masyarakat, dan berita bohong lainnya.
“Saya pastikan, semua itu fitnah. Tujuannya hanya untuk menjatuhkan Pak Zairullah, karena mereka takut kalah,” ucapnya yang langsung disambut aplaus masyarakat Desa Manuntung, seraya meneriakan yel-yel: “ZR..menang..menang..ratakan!.
Sementara anggota DPRD Tanah Bumbu Tim Koalisi ZR, H Basanuddin Saleem juga mengklarifikasi berita hoax jika program kesehatan gratis bagi masyarakat tidak ada.
“Kami sudah kroscek. Tidak benar ada warga yang mengeluh mendapatkan layanan pengobatan di RSUD membayar. Ada media tidak profesional yang memberitakan tak sesuai fakta,” kata Basanuddin lantang.
Ditambahkannya, Pemkab dan DPRD sudah mengalokasikan anggaran kesehatan gratis tahun ini sebesar Rp 11, 7 miliar. Sementara untuk BPJS RP 18, 2 miliar, hingga totalnya hampir Rp. 30 miliar. Sehingga bisa mengakomodir pelayanan kesehatan masyarakat Tanah Bumbu secara gratis untuk tahun ini.
Diakhir kampanye, masyarakat kembali menggetarkan markas ‘Banteng’ di desa itu dengan deklarasi ikrar kesetiaan untuk memenangkan ZR 9 Desember mendatang. (emy/jack/foto: ist)