PELAIHARI, banuapost.co.id– Meski sempat berpindah tempat akibat hujan, upacara peringatan HUT ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, Senin (30/11), tetap dilaksanakan.
Upacara yang awalnya dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut (Tala), terpaksa berpindah tempat ke Aula Sarantang Saruntung.
Diikuti sekitar 50 orang tenaga pendidik dari berbagai sekolah di Kabupaten Tala, upacara menerapkan protokol kesehatan.
Sekda Tala, H Dahnial Kifli, selaku inspektur upacara, membacakan sambutan Mendikbud RI, Nadiem Makarim.
Menurut mendikbud, pandemi Covid-19 memaksa manusia untuk melakukan adaptasi dalam keseluruhan aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan dan pembelajaran.
Pembelajaran yang semula dilakukan penuh kehangatan di kelas, demi keselamatan siswa, guru dan orang tua, harus dilakukan dengan belajar dari rumah secara online atau daring.
”Saya menaruh hormat atas semangat dan dedikasi tenaga kependidikan, meskipun dengan segala keterbatasan tak surut dalam pengabdian mendidik para siswa dan mahasiswa di tengah pandemi ini,” katanya memberikan apresiasi.
Namun hikmah di balik pandemi Covid-19, lanjut menteri, yakni mempercepat akselerasi penguasaan teknologi di kalangan guru dan siswa, menguatkan kerja sama antara guru dan orangtua, sekaligus memastikan peran guru tidak bisa digantikan teknologi secanggih apa pun.
“Saya berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi,” tandasnya. (zkl/foto: ist)