BOGOR, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita atas musibah yang menimpa penerbangan Sriwijaya Air, Sabtu (9/1).
Penerbangan dengan kode SJ181 tersebut, sedianya hendak bertolak dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat, sebelum hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta.
“Saya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, menyampaikan dukacita yang mendalam atas terjadinya musibah ini,” ujar Kepala Negara dalam keterangannya di teras Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Ahad (10/1).
Sejak Sabtu sore, presiden telah memperoleh laporan dari Menteri Perhubungan mengenai hal itu. Presiden juga telah memerintahkan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan operasi pencarian.
“Kemarin sore telah saya perintahkan kepada Menteri Perhubungan dan Kepala Basarnas (BNPP) yang dibantu TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan yang secepat-cepatnya kepada para korban,” tandasnya.
Kepala Negara memastikan, pihaknya akan melakukan upaya terbaik bagi operasi pencarian, termasuk memerintahkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan terkait musibah ini.
Sementara, melalui unggahan di akun Twitter pribadi, Presiden Joko Widodo juga menyatakan terus memantau perkembangan pencarian. Presiden juga menyampaikan doa dan simpati untuk para keluarga, kerabat dan awak penerbangan.
“Doa dan simpati saya bersama segenap keluarga dan kerabat penumpang serta awak pesawat, semoga diberi-Nya kesabaran dan kekuatan,” tulisnya. (yb/*/foto: setpres)