BANJARBARU, banuapost.co.id– Salah satu kontes yang ditunggu masyarakat Kalimantan Selatan, Festival Durian, untuk 2021 ini ditiadakan akibat pandemi Covid-19.
Kepastian ditiadakannya festival buah dengan aroma khas tersebut, dikemukakan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Syamsir Rahman, usai mengikuti Rakernas Pembangunan Pertanian di Command Center, Setdaprov Kalsel, Senin (11/1).
Menurutnya, kontes yang biasa digelar akhir Januari atau pertengahan Februari tersebut, tidak dapat dilaksanakan karena memungkinkan mengumpulkan massa.
“Untuk tahun ini festival durian kami tiadakan dulu. Pandemi Covid-19 belum usai. Sedang itu memungkinkan masyarakat berkumpul. Jadi mengikuti arahan Menteri Pertanian untuk tidak usah dulu,” jelas Syamsir.
Padahal, lanjut Syamsir, dengan adanya perhelatan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama para penjual buah yang memiliki nama latin: durio zibethinus.
Selain ditiadakannya perhelatan akbar king of fruit itu, Dinas TPH juga tidak memasukan event apapun dalam kalender event 2021 usungan Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel.
“Kita tidak memasukkan event apapun di tahun ini. Karena itu banyak sekali kegiatan yang berkaitan dengan TPH tidak bisa kita tindaklanjut,” imbuhnya. (oie/foto: olivia)