JAKARTA, banuapost.co.id– Masyarakat diminta berandil menekan penyebararan Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia.
Misalnya sepanjang hari ini, Selasa (22/6), jumlah korban terinfeksi bertambah 13.668 orang yang ditehui dari hasil pemeriksaan 130.630 spesimen corona. Akibat tambahan itu, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 2.018.113 kasus. 152.686 pasien di antaranya masih dirawat.
Dihari yang sama ini pula, sebagaimana data yang dilansir dari laman covid19.go.id, kesembuhan bertambah 8.375 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 1.810.136 orang.
Sementara yang meninggal dunia akibat paparan virus corona ini, dilaporkan ada 335 pasien, hingga kumulasinya jadi menjadi 55.291 kasus. Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19, pemerintah memantau terhadap 124.918 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Senin (21/6), tercatat total 2.004.445 kasus positif virus corona. 1.801.761 pasien di antaranya sembuh, dan 54.956 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 13.668 kasus baru hasil laporan 33 provinsi (Gorontalo nihil): Jawa Barat: 3.432, DKI Jakarta: 3.221, Jawa Tengah: 2.439, DI Yogyakarta: 675, Banten: 462, Sumatera Utara: 298, Kalimantan Timur: 245, Riau: 224 kasus.

Kemudian: Sumatera Barat: 188, Kepulauan Riau: 153, Sumatera Selatan: 151, Jambi: 141, Kalimantan Tengah: 135, Sulawesi Selatan: 130, Bali: 127, Kalimantan Barat: 125, Bengkulu: 101, Nusa Tenggara Timur: 97, Bangka Belitung: 89 kasus.
Disusul: Lampung: 72, Sulawesi Tenggara: 64, Aceh: 63, Kalimantan Utara: 40, Maluku: 40, Sulawesi Utara: 39, Kalimantan Selatan: 37, Papua: 37, Maluku Utara: 36, Papua Barat: 24, Sulawesi Tengah: 23, Nusa Tenggara Barat: 11, Sulawesi Barat: 3 kasus. (yb/ilust: ist)