BARABAI, banuapost.co.id– Api unggun Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) Saka Wira Kartika (SWK) Pangkalan Kodim 1002/HST, kembali menyala setelah hampir dua tahun padam imbas pandemi Covid-19.
Dalam rangkaian perkemahan di Makodim 1002/HST tersebut, upacara api unggun merupakan kegiatan sakral pramuka. Juga jadi trobosan baru SWK menyalakan kembali semangat setelah redup akibat pandemi.
Kegiatan upacara api Unggun dibuka Kakak Plh Pasiter Kodim 1002/HST, Kapten Inf Moh Alip Suroso, sekaligus mengobarkan semangat kepada para peserta perkemahan. Sabtu (26/6) malam.
“Api unggun yang dinyalakan menggambarkan kita harus semangat membara seperti api. Jadi sebagai Pramuka, terutama Saka Wira Kartika, harus memiliki semangat membara dan membakar dimanapun tugas dan berlatih,” ucapnya.
Api melambangkan simbol kebaikan dan kejelekan. Kejelekan dalam arti bisa menjadi merusak dan kebaikan isinya bisa sebagai penerang dalam kegelapan, menjadi penghangat dalam kedinginan, serta bisa memberi manfaat kepada sekelilingnya.
“Oleh sebab itu, semoga para peserta yang mengikuti kegiatan ini, bisa memberikan manfaat kepada sekelilingnya. Bukan sebagai perusak situasi,” jelas Kapten Inf Alip.
Pada rangkaian kegiatan Api Unggun tersebut, juga turut diisi para peserta dengan pertunjukan seni budaya, bela diri dan berbagai kreasi keterampilan yang dimiliki. (oie/foto: ist)