BANJARMASIN– International Youth Conference (IYC) yang bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda harus jadi spirit kemajuan pemuda banua.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, pada saat membuka International Youth Conference di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (30/10).
“Konferensi ini dalam rangkaian peringatan hari Sumpah Pemuda. Kita berharap pemuda menjadi spirit of banua, pemuda harus menjadi penyemangat untuk banua dan terus bergerak, bergerak untuk menuju masyarakat yang sejahtera,” ucapnya.
Menurut gubernur, keberadaan IYC sebagai wadah mengeratkan tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan di negara ASEAN.
Dikatakannya, kreativitas dan kemampuan anak-anak muda yang terhimpun di organisasi menjadi wadah khusus dalam kegiatan belajar dan diskusi tentang agama dan budaya.
Kader-kader AMSA ke depan akan menjadi generasi penerus dan memiliki tugas untuk menjaga dan melestarikan perdamaian keragaman agama di kawasan ASEAN, bahkan perdamaian dunia.
Presiden ASEAN Muslim Student Asosiatiom (AMSA), Safwan Noor menjelaskan, ide dan gagasan dari kegiatan ini akan disampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo.
Sementara Ketua Pelaksana, Muhammad Hanafi menyampaikan, pertemuan pemuda internasional, khususnya wilayah ASEAN, bentuk upaya mereka selaku pelajar muslim untuk memperkuat ukhwah sesama pemuda muslim.
Dijelaskan Hanafi, konferensi ini membahas terkait pendidikan, pembangunan karakter, ekonomi syariah, sosial kultur, perdamaian dan kemanusian, dakwah dan politik. IYC dilaksanakan 30 Oktober hingga 2 November. (tim/foto: hum)