BANJARBARU, banuapost.co.id– Sepanjang Kamis (2/9), kasus positif terinfeksi virus corona di Kalsel nambah 292 orang. Dengan tambahan itu, Totalnya jadi 66.464. 5.294 pasien di antaranya dirawat.
Di hari yang sama ini pula, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 286 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 58.984 orang.
Sementara yang meninggal dunia akibat virus yang disebut-sebut berasal dari Provinsi Wuhan, Tiongkok ini, dilaporkan ada 15 pasien. Sehingga kumulasinya menjadi 2.186 kasus.
Ke-15 korban tersebut berasal dari Banjarmasin: 8, Kotabaru, Tapin dan Tabalong: masing-masing 2, Tanah Laut: 1 orang.
Berikut sebaran ke-292 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Tanah Laut: 83, Banjarmasin: 46, Tabalong: 34, Kabupaten Banjar: 29, Kotabaru: 18, Tanah Bumbu: 17, Hulu Sungai Tengah (HST): 14, Banjarbaru: 13, Barito Kuala: 12, Balangan: 10, Tapin: 9, Hulu Sungai Utara (HSU): 6, Hulu Sungai Selatan (HSS): 1 orang.
Sedang sebaran ke-286 pasien sembuh (Kabupaten Banjar, Tapin, Tanah Bumbu dan Kota Banjarmasin nihil): HST: 78, Tanah Laut: 53, Balangan: 30, HSS dan Banjarbaru: masing-masing 28, Kotabaru: 23, Tabalong: 18, Tapin: 17, HSU: 11 orang.
Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)