PELAIHARI– Iis Limbong Putri (26), warga Sungai Rangas, Desa Telaga Langsat, Tangkisung, Tanah Laut, terpaksa mendapat perawatan serius akibat mengelami luka bakar di bagian wajah dan tubuh. Luka bakar itu diduga akibat tersiram bensin yang digunakan suaminya membakar baju korban.
Musibah tersebut terjadi Kamis (29/11) pagi, beberapa saat setelah putrinya pergi ke sekolah. Tenaga honorer sebuah SMP di Takisung itu, saat ini terbaring di kelas III Ruang Intan, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
Menurut Iis, pagi itu suaminya marah-marah, termasuk melarang putri mereka pergi ke sekolah. Namun sang putri tetap meninggalkan rumah menuju sekolah. Setelah putri tunggal mereka pergi, korban kemudian mengatakan pada suaminya untuk pulang ke rumah orangtuanya.
“Saya katakan pada suami saya, lebih baik saya pulang ke rumahorang tua dari pada sering rebut,” kata Iis yang sampai Jumat (30/11) malam masih banyak dikunjungi kerabat.
Permintaan korban ditolak. Sambil menutup pintu rumah, MHI, sang suami, kemudian membakar baju yang sudah dikemas korban. Untuk membakar baju itu, MHI menggunakan bensin yang ada dalam gergaji mesin atau chainsaw.
Iis melihat bajunya dibakar, berusaha memadamkannya dengan mengambil gergaji mesin. Namun malang, minyak yang ada dalam mesin tumpah ke badan, hingga akhirnya membakar tubuh dan wajah korban.
Korban yang mengaku tidak sadar lagi setelah kejadian itu, kepada awak media yang mengunjunginya di rumah sakit, bersedia memaafkan suaminya asalkan ikut bertanggungjawab selama dirinya menjalani pengobatan.
“Saya memaafkan suami saya kalau dia mau minta maaf dan ikut menanggung pengobatan saya,” tandas Iis, sambil menambahkan dirinya juga minta cerai dari suaminya itu.
Mardiah, ibu korban, kaget dengan kejadian yang menimpa anaknya. Ibu korban mengaku sudah mendengar rumah tangga anak dan menantunya sering diwarnai dengan keributan. Namun putrinya masih mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.
“Saya sering mendengar cerita anak saya, kalau ia sering ribut dengan suaminya,” kata Mardiah yang setia menunggu sang putri di rumah sakit.
Sementara Kapolsek Takisung, Iptu H Warsito, membenarkan adanya insiden luka bakar yang dialami seorang wanita di Desa Telaga Langsat.
Menurut Kapolsek, suami korban saat ini masih menjalani perawatan akibat luka bakar di bagian lengan.
“Suami korban saat ini masih menjalani perawatan luka bakar di lengannya,” kata Kapolsek melalui pesan singkat di whastapp, Jumat (30/11) malam. (zkl/foto: zul yunus)