BANJARBARU– Dalam kesempatan melakukan safari religinya ke wilayah Kalsel untuk bersilaturahmi dengan ulama di provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini, M Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), rupanya tak menyia-nyiakan nama besar salah satu kuliner khas masyarakat Banjar.
Nasi kuning, salah satu kuliner khas suku Banjar dengan masak habang dan lauknya haruan atau gabus dan telor, baik ayam maupun itik, rupanya mampu menggugah selera Gubernur NTB dua priode itu.
Di salah satu warung di kawasan Bandara Syansuddin Noor, Banjarbaru, Sabtu (1/12) pagi, didamping salah satu tokoh muda Kalsel, Mardani H Maming, TGB menikmati betul kuliner yang hampir ada disetiap warung makan hingga ke Banua Anam ini.
“Makan nasi kuning Banjar ini, pengalaman pertama saya. Ternyata cita rasanya sangat luar biasa. Berbeda dgn nasi kuning yang pernah dicicipi di kota kelahiran, Selong, Mataram, NTB,” tutur TGB kepada banuapost.co.id.
TGB saat sarapan pagi nasi kuning, selain didampingi Mardani H Maming, juga vokalis Band Radja, Yan Kasela.
Setelah sarapan pagi, TGB melanjutkan safari religinya ke Amuntai, HSU untuk bersilaturrahmi dengan Guru Danau. Dilanjutkan bersilaturrahmi dengan Guru Bakhiet di Barabai, HST, serta Guru Pemangkih.
Selanjutnya TGB yang selalu didampingi Mardani, bersilaturrahmi dengan Guru Kapuh dan Guru Siradji di Kandangan, HSS.
Usai bersilaturahmi dengan panutan umat ini, TGB langsung ke Batulicin, Tanah Bumbu, untuk menyampai ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di komplek makam Ayahnda Mardani H Maming, jl Cappa Padang, Batulicin, Sabtu malam ini. (yb/b2n/foto: mahdian noor)