PELAIHARI– Abdul Muin warga Gang Telaga Biru, Kelayan B, Banjarmasin Selatan, tewas di tempat kejadian akibat tabrak lari sebuah truk yang melaju menuju arah Banjarmasin.
Kecelakaan lalulintas yang menelan korban jiwa ini terjadi di dekat simpang tiga Jl Atilam, Kelurahan Pabahanan, Pelaihari. Peristiwa terjadi Selasa (4/12) malam sekitar pukul 19:00 Wita.
Ayah tiga anak kelahiran Bankalan 1 januari 1973 itu, selepas Magrib meninggalkan Desa Tajau Pecah untuk pulang ke Banjarmasin. Namun naas saat berada di simpang tiga Atilam, tiba-tiba sebuah truk dari arah yang sama menghajar bagian belakang motor korban.
Warga yang datang ke tempat kejadian mengaku tidak dapat mengenali truk yang diduga menabrak korban. Karena sopir truk maut itu langsung kabur ke arah Banjarmasin.
Haji Salam, salah seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari tempat kejadian, mengaku melihat korban sudah tergeletak dengan posisi badan masih di atas motor, sedang kepala di aspal.
“Saya melihat korban sudah tidak bernayawa lagi dengan posisi badan masih di atas motornya,” kata Salam sambil menunjukkan motor matik DA 6473 AAK yang mengalami patah pleg belakangnya..
Salam mengaku tidak sempat mengenali truk yang kabur setelah terjadi tabrakan, karena sopir melarikan truk dengan kencang.
Sementara jasad korban kemudian dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari untuk keperluan visum.
Kasus tabrak kabur ini sudah ditangani jajaran Satlantas Polres Tala, petugas juga sudah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk teman korban yang berangkat belakangan dari Desa Tajau Pecah.
Rencananya jasad korban akan dijemput keluarga dan akan dibawa ke Banjarmasin malam ini juga. Akibat kejadian tersebut jalan di kawasan simpang tiga Atilam sempat macet. (zkl/foto: zul yunus)