BANJARMASIN, banuapost.co.id – Sedikitnya 3.200 petugas pemadam kebakaran (damkar) di Banjarmasin akan menerima asuransi Keternagakerjaan ditahun 2023 ini.
Hal ini diungkap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina saat mengikuti Penilaian Paritrana Award bersama Tim Penilai Provinsi Kalimantan Selatan, di Hotel Fugo, Rabu (15/2). Didampingi Asisten ll Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Isa Anshari.
“Ditahun ini, kita akan mengasuransikan petugas Damkar. Dari 5.000 lebih yang terdaftar di E-Damkar, yang lolos untuk diusulkan ada 3.200,” terang Ibnu
Ia menyampaikan, relawan Damkar yang ada di Kota Banjarmasin bisa tercover apabila terjadi kecelakaan. Namun, ia tetap menekankan para anggota terkait untuk berhati-hati di jalan dalam melaksanakan tugas serta jaga keselamatan warga, sehingga tidak terjadi kejadian seperti yang lalu.
“Kita tidak menginginkan terjadinya kecelakaan, tapi kalaupun ada kecelakaan bisa tercover dari asuransi BPJS. Hal ini juga akan termasuk RT/RW, petugas kebersihan, kelurahan, serta marbot pekerja sosial lainnya, bisa kita lindungi untuk misalnya terjadi sesuatu kepada mereka dalam beraktivitas,” ujar pria kelahiran Puruk Cahu, Kalteng ini.
Ibnu berharap, kedepannya warga Kota Banjarmasin bisa terlindungi semua, terutama juga yang miskin ekstrem.
“Masih ada 30.000 lebih PRnya dan mohon dukungan juga dari DPRD Banjarmasin karena inikan lokasi anggaran di APBD,” ucapnya.
Menurut Ibnu, Pemerintah wajib untuk melakukan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, kecelakaan dalam bekerja, kematian kemudian juga terkait dengan lainnya.
“Karena itu, saya rasa Pemerintah Kota bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan itu menjadi sebuah keharusan, karena kita bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa untuk perlindungan pekerja rentan,” tandasnya. (ril/foto: prokom)