PELAIHARI– Pengunjung Pantai Batakan dan Takisung bubar meninggalkan lokasi akibat diterjang badai, hembusan angin kencang disertai hujan, Selasa (1/1). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun obyek wisata pantai tersebut langsung sepi.
Hembusan angin kencang disertai hujan, sementara ombak juga besar, terjadi sekitar pukul 15:00 Wita. Pengunjung yang awalnya asyik bermain, langsung berhamburan mencari tempat berteduh.
Di Pantai Takisung, angin sempat menerbangkan payung dan pelampung plastik yang disewakan. Begitu juga dengan pengunjung pantai, mencari tempat berteduh yang aman hingga ada yang langsung masuk ke mobil masing-masing.
Kejadian serupa juga terjadi di Pantai Batakan, Kecamatan Panyipatan. Angin kencang berhembus sekitar 15 menit. Hembusannya membuat pengunjung berlarian menjauhi pantai.
Setelah angin reda, pengunjung segera berkemas dan pulang. Sehingga Pantai yang tadinya ramai pengunjung, menjadi sepi. Tinggal warga sekitar yang masih bertahan.
Ahmadi, Ketua RT 16 Batakan, mengaku ikut kabur meningalkan dagangannya akibat kencangnya hembusan angin.
“Saya langsung mencari tempat berteduh yang aman, karena angin sangat kencang,” ujar Ahmadi.
Kencangnya hembusan angin, lanjut Ahmadi, datangnya tiba-tiba dan berlangsung sekitar 15 menit. Namun setelah itu, kembali reda. Sementara pengunjung, berkemas dan pergi meninggalkan pantai.
Sementara Kapolsek Panyipatan, Ipda Turyadi, tak menampik sekitar pukul 15:00 Wita terjadi angin kencang di kawasan Pantai Batakan, karena secara kebetulan tengah meninjau objek wisata itu.
“Akibat kencangnya hembusan angin, membuat pengunjung ketakutan dan mereka meninggalkan pantai,” ujar kapolsek.
(zkl/foto: zul yunus
)