BANJARMASIN – Sejumlah wartawan diusir. Kali ini arogansi dipertontonkan Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Sigit Prihanto di kantornya, Kamis (10/1) siang.
“Rekan-rekan wartawan keluar. Tidak ada izin saya, keluar,”
kata Sigit dengan nada tinggi sambil
menunjuk ke arah pintu keluar kantornya, Mapolsek Banjarmasin Tengah.
Aksi pengusiran yang tidak jelas sumber pangkalnya, terjadi saat sejumlah wartawan berada di lobi markas
polisi tersebut sedang meliput kasus seorang pria yang diduga ngembat celengan masjid.
Tak pelak, pengusiran membuat Fahrulani, wartawan televisi
nasional, mengaku kecewa.
“Kalau minta kasus tidak dieskpos dulu, kan bisa
jelaskan ke kami dengan bicara baik-baik. Tidak perlu dengan ucapan mengusir
seperti itu. Apalagi dilontarkan di tengah banyak orang,” sesalnya.
Sementara Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai,
yang diminta komentarnya, berjanji segera mengklarifikasi dengan kapolsek bersangkutan.
“Nanti saya klarifikasi dulu dengan kapolseknya,” tandas perwira dengan tiga melati di pundak. (emy/foto: iman)
